Mabes Polri Tarik Brigjen Panca Putra dari KPK, Naikkan Pangkat Jadi Irjen

Panca Putra Irjen Pol dilantik sebagai Widyaiswara Utama Kepolisian Tk 1 Sespim Lemdiklat Polri, Jumat 8/5/2020 (dok. KM)
Panca Putra Irjen Pol dilantik sebagai Widyaiswara Utama Kepolisian Tk 1 Sespim Lemdiklat Polri, Jumat 8/5/2020 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Kapolri Jenderal Idham Azis menarik Brigjen Panca Putra yang sebelumnya bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Direktur Penyidikan untuk kembali ke Mabes Polri.

Melalui surat bernomor B/2029/V/KEP/2020/SSDM tertanggal 5 Mei 2020, Kapolri memutuskan untuk mempromosikan Brigjen Panca Putra sebagai Widyaiswara Utama Kepolisian Tk 1 Sespim Lemdiklat Polri.

“Atas prestasinya pimpinan Polri memberi amanah jabatan bintang dua (Irjen),” kata Kadiv Humas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada wartawan kupasmerdeka.com Jumat 8/5.

Brigjen Panca Putra saat bertugas di KPK sebagai Direktur Penyidikan juga pernah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan KPK sejak 19 Juni 2019 hingga April 2020. Dalam 10 bulan memegang kendali penindakan KPK, banyak kasus mangkrak yang bisa diselesaikannya, kata Argo.

Seperti kasus TPPU Tubagus Chairi Wardana yang mangkrak di KPK selama enam tahun, oleh Panca kemudian dituntaskan penyidikan kasus suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diany itu.

Advertisement

Lalu, perkara korupsi di perusahaan penerbangan plat merah Garuda Indonesia yang telah empat tahun mangkrak, sudah menetapkan mantan Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Soetikno Soedardjo, saat ini perkaranya sudah ditahap pembacaan vonis di PN Jakarta Pusat.

Kemudian, penangkapan Eddy Sindoro pelaku penyuapan panitera PN Jakarta Pusat yang sudah menjadi DPO selama dua tahun juga tidak lepas dari campur tangan Panca.

Meskipun double job di KPK, kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di tahun 2019 tetap berlangsung. Terbukti, 21 OTT, diantaranya kasus suap izin impor bawang putih, dilakukan saat Panca memegang job sebagai Direktur Penyidikan sekaligus Deputi Penindakan.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*