LSM AMTI Imbau Pengusaha Riau Turut Salurkan CSR nya kepada Wartawan Selaku Mitra Kerja
PELALAWAN, RIAU (KM) – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI) Provinsi Riau, Dien Puga berharap agar perusahaan-perusahaan yang ada di Riau bisa bersinergi dengan insan pers dan LSM yang ada di Riau, terlebih di situasi pandemi covid-19 saat ini.
Menurut Dien Puga, dampak yang dialami masyarakat akibat meluasnya wabah covid-19 semakin terasa akibat pembatasan-pembatasan yang diberlakukan pemerintah. Hal tersebut juga dialami oleh insan pers dan LSM yang merasakan semakin sulit dalam mengais rezekinya karena “tidak bisa bebas kemana-mana akibat banyak peraturan pemerintah yang harus dipatuhi.”
“Seperti yang terjadi di Kabupaten Pelalawan Riau, banyaknya awak media yang merasakan dampak dari perubahan iklim yang semula baik berubah menjadi buruk lantaran merebaknya wabah dari virus Corona tersebut,” ujar Dien kepada KM kemarin sore 5/5.
“Kita harapkan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kuansing, Rohul, Rohil dan Perusahaan yang ada di Riau pada umumnya baik Perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) maupun perusahaan Kelapa Sawit bisa menjalin kerja sama yang baik dengan Insan Pers dan LSM,” lanjutnya.
Dien juga mengatakan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep di mana perusahaan memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, di antaranya konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas, dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Oleh karena itu, CSR berhubungan erat dengan ‘Pembangunan Berkelanjutan’, yakni suatu organisasi, terutama perusahaan, dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, misalnya tingkat keuntungan atau dividen saja, tetapi juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungan yang timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka yang lebih panjang,” paparnya.
“Dengan pengertian tersebut, CSR dapat dikatakan sebagai kontribusi perusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara manajemen dampak terhadap seluruh pemangku kepentingannya,” ungkap Dien.
“Jadi wajarlah perusahaan membantu wartawan pada saat ini, karena dampak covid-19 ini banyak wartawan yang mati rasa atau sulitnya mencari uang masuk disaat seperti ini. Sebagai mitra kerja, perusahaan wajar berbagi, seperti memberikan sembako berupa beras atau bahan pokok,” kata Dien mengakhiri.
Reporter : Tanidi
Editor: HJA
Leave a comment