Lacak Hingga ke Padang, Polres Pelalawan Bekuk Komplotan Perampok Bersenjata Senpi Mainan

Komplotan perampok yang berhasil diringkus tim gabungan Polres Pelalawan, Riau dan Polresta Padang (dok. KM)
Komplotan perampok yang berhasil diringkus tim gabungan Polres Pelalawan, Riau dan Polresta Padang (dok. KM)

PELALAWAN (KM) – Polisi meringkus kawanan perampok yang menggunakan senjata api mainan di daerah Kiliran Jao, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat pada Sabtu pagi 2/5.

Menurut keterangan pihak Polres Pelalawan, kronologi penangkapan tersebut berawal pada Rabu 29/4 lalu pada pukul 03.00 WIB dinihari. Saat itu, Suyono (46), sang korban, bersama dengan keluarganya sedang istirahat di rumahnya di Kelurahan Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan. Rumah korban kemudian dimasuki oleh 4 orang tidak dikenal dengan yang mencongkel jendela depan rumahnya, dan setelah masuk ke dalam, selanjutnya para pelaku langsung membangunkan korban yang sedang tidur di dalam kamar bagian depan bersama anaknya yang berinisial DSH (15), sedangkan istrinya, SR (41) tidur di kamar sebelah.

“Kemudian pelaku pun menodong senjata kepada korban dan keluarganya dengan senjata api dan sebuah besi sambil berkata, ‘jangan bersuara, nanti kalau bersuara saya tembak, mana kunci kontak mobil dan harta benda emas perhisan kalian?’ Karena ketakutan, istri korban pun menunjukkan letak kunci kontak mobil yang digantung di dinding rumah,” kata pihak kepolisian dalam rilis yang diterima KM pagi ini 4/5.

“Para pelaku langsung mengikat tangan korban S, dan istri korban SR, beserta anak korban DSH dengan menggunakan lakban hitam. Setelah pelaku mendapatkan kunci kontak mobil dump truck yang bermuatan buah kelapa sawit yang terparkir didepan rumah korban, kemudian pelaku berusaha mencari barang berharga lainnya dengan cara mengacak atau membongkar lemari pakaian korban, namun tidak menemui harta benda lainnya milik korban,” lanjutnya.

“Kemudian pelaku pun mengambil 1 unit handphone merk Nokia milik korban S dan 1 unit handphone merk Xiomi milik anak korban DSH, dan setelah itu pelaku langsung keluar rumah dan langsung menghidupkan mesin mobil Colt Diesel Canter dengan Nopol BM 9741 EU milik Firmansyah yang diparkir di depan rumah korban, dan pelaku membuang muatan kelapa sawit tadi di samping rumah korban S dan selanjutnya pergi meninggalkan rumah korban.”

Advertisement

Setelah para pelaku kabur, korban pun berusaha membuka ikatan tangan dengan lakban tersebut, dan setelah ikatan korban berhasil dibuka lalu S membuka ikatan di tangan istrinya, dan selanjutnya langsung keluar rumah, dan di luar rumah korban sudah tidak lagi melihat mobil tersebut.

Suyono pun meminta pertolongan kepada tetangganya yang bernama Kusworo. Saat istri korban membereskan barang-barang yang diacak-acak oleh para pelaku, ditemukan 1 buah senjata replika mainan yang diduga digunakan pelaku saat melakukan tindak pidana tersebut.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekira Rp300.000.000, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bunut, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan.

Setelah dilakukan penyelidikan selama 2 hari, Tim Sat Reskrim dan Unit Reskrim Polsek Bunut yang dipimpin Kasat Reskrim polres Pelalawan, AKP Teddy Ardian mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku yang akan menjual mobil hasil curiannya yang berada di wilayah Hukum Polda Sumatera Barat.

Mendapat informasi tersebut, Sat Reskrim Pelalawan berkoordinasi dengan Tim Opsnal Polresta Padang untuk melakukan penangkapan.

“Saat dilakukan penangkapan salah satu tersangka melakukan perlawanan, sehingga dilakukan tembakan terukur oleh petugas ke salah satu kaki tersangka. Selanjutnya tersangka dibawa ke Poresta Padang untuk diamankan,” papar rilis tersebut.

Reporter: Dien puga
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*