Kawal Dana Penanganan Covid-19, Aktivis Dorong DPRD Kabupaten Bogor Agar Bentuk Pansus

Ilustrasi

BOGOR (KM) – Menyoroti Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun 2020 yang dialokasikan untuk tanggap bencana covid-19 sebesar Rp477 miliar, yang terdiri dari anggaran untuk bidang kesehatan Rp191 miliar, bidang sosial dan ekonomi Rp193 miliar dan bidang bencana alam Rp93 miliar, aktivis mempertanyakan kemana realisasi anggaran tersebut yang hingga kini masih belum jelas.

Presiden Mahasiswa BEM STKIP Muhammadyah Bogor Hendi mengatakan bahwa hal ini menjadi pertanyaan masyarakat. “Kemanakah alokasi dana tersebut, apakah sudah di realisasikan atau belum? Karena masyarakat berharap untuk mendapatkan bantuan dari dana tersebut,” ungkap Hendi kepada kupasmerdeka.com

Advertisement
Senin 11/5.

“Untuk itu peran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor harus ada sebagai penyambung lidah aspirasi masyarakat dalam kejelasan arah penanganan covid-19, serta perlunya transparansi anggaran yang nilainya begitu fantasis tersebut,” tambah Hendi yang juga menjabat Kabid di Gerakan Perjuangan Masyarakat dan Mahasiswa (GERPAMMA) tersebut.

Hendi juga mendorong DPRD Kabupaten Bogor untuk membuat panitia khusus (pansus) penanganan covid-19.

“Ya DPRD pun harus tegas menggunakan hak interpelasinya untuk pengawalan dana covid-19 ini. Agar jangan sampai ada penyimpangan dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu,” pungkas Hendi.

Reporter: ddy/efri
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*