Enggan Senantiasa Jadi Obyek Penertiban, Pengamen Jalanan Bogor Deklarasikan Organisasi FOSJABO

Deklarasi FOSJABO di Baranangsiang, Kota Bogor, Kamis 14/5/2020 (dok. KM)
Deklarasi FOSJABO di Baranangsiang, Kota Bogor, Kamis 14/5/2020 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Dalam rangka memperjuangkan hak-haknya, sejumlah seniman jalanan mendeklarasikan “Forum Selaras Seniman Jalanan Bogor” (Fosjabo) di kawasan Terminal Baranangsiang Kota Bogor, Kamis 14/5.

“Permasalahan pandemi covid-19 saat ini, yang berdampak bagi masyarakat sekarang ini menjadi pelajaran bagi kami sebagai seniman jalanan yang mencari nafkah di jalan,” ungkap Ketua Fosjabo Haikal kepada kupasmerdeka.com siang ini.

“Dengan kondisi mengikuti aturan yang ada, dengan diberlakukannya PSBB, kami sangat kesulitan dalam mencari nafkah. Maka Fosjabo ini dibentuk bersama para seniman jalan untuk kedepan memperjuangkan hak-hak kami sebagai warga negara Republik Indonesia,” tambah Haikal.

Advertisement

Haikal juga mengatakan, kedepan pihaknya akan berkomunikasi dengan dinas terkait dan juga Pemerintah Kota Bogor untuk mencari solusi bersama agar ada “kebaikan yang positif untuk kami dan seluruh masyarakat Kota Bogor.”

“Ya selama ini kami tidak pernah merasa diperhatikan, hanya menjadi objek penertiban saja, tidak pernah ada solusi yang baik buat kami,” pungkas Haikal.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*