UGD Puskesmas Pamarayan Tolak Warga yang Hendak Berobat

Puskesmas Pamarayan, Desa Binong (dok. KM)
Puskesmas Pamarayan, Desa Binong (dok. KM)

SERANG (KM) – Puskesmas Pamarayan, yang berlokasi di Jalan Jawilan-Pamarayan, Kelurahan Damping, Kecamatan Pamarayan, dilaporkan telah menolak melayani warga masyarakat yang datang untuk berobat. Hal itu dialami oleh salah satu warga Kampung Handiwung RT001/001 Kelurahan Binong yang bernama nama Jari. Ia mengatakan bahwa dirinya mengalami panas dingin. Bermodalkan Kartu BPJS, ia berobat ke Puskesmas tersebut pada Kamis malam 2/4.

“Dengan membawa kartu BPJS, saya berobat ke Puskesmas Pamarayan, daftar dengan BPJS namun tidak bisa dilayani, sampai daftar berobat umum aja tetap gak bisa,” kata Jari kepada KM kemarin 4/4.

“Masih ingat, petugas pelayanan waktu itu dua orang mengatakan dengan menyuruh saya untuk datang besok saja,” katanya.

Masih menurut Macan, atas penolakan tersebut dirinya langsung berobat ke Klinik Arohman Rangkasbitung lantaran tidak tahan atas sakit yang dideritanya.

“Saya heran, apakah Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan terhadap warga masyarakat harus seperti itu,” kata Jari.

Advertisement

Sementara itu kepala Puskesmas Pamarayan dr. Dadang membenarkan bahwa Jumat pagi ada warga datang ke UGD untuk berobat jalan.

“Secara aturan memang UGD tidak melayani untuk yang berobat jalan, dan kebijakan UGD dalam hal ini memberikan obat sementara sebelum nanti pasien tersebut berobat jalan,” kata Dadang kepada KM kemarin.

“Sudah saya jelaskan, ketika kami bertemu kemarin dengan pasien [Jari] ia akhirnya menerima dan memahaminya, cuma mungkin cara petugas menyampaikan yang kurang,” ujar Dadang.

Lebih lanjut, Dadang mengatakan bahwa pihaknya menjalankan tugas sesuai dengan Perda Serang. “Ketika ada warga yang mau berobat jalan, datang malam kami tidak layani dikarenakan tidak ada aturannya, hanya kebijakan dari kami memberikan obat sementara dulu, dan maaf dengan pelayanan kami yang masih belajar,” pungkasnya.

Reporter : Pardi, Wahid
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*