Karyawan Freeport Meninggal Dunia Positif Corona, Gugas Pengendalian Covid-19 Mimika Minta Seluruh Manajemen dan Karyawan Periksa Diri

Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Mimika Reynold Ubra (dok. KM)
Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Mimika Reynold Ubra (dok. KM)

MIMIKA (KM) – Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Corona Virus Covid-19 Kabupaten Mimika meminta kepada seluruh komunitas PT Freeport Indonesia yang berada di jobsite untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Imbauan itu disampaikan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Mimika Reynold Ubra, yang menekankan agar manajemen Freeport dan karyawan yang menghadiri rangkaian acara kedukaan dan pemakaman bagi karyawan yang meninggal dunia di Timika pada tanggal 16 Maret dan 31 Maret 2020.

“Untuk anda yang berada di dataran tinggi, silakan datang ke RS Tembagapura guna konsultasi lebih lanjut. Untuk anda yang berada di dataran rendah silakan datang ke fasilitas kesehatan terdekat,” kata Reynold Ubra dalam rilis yang diterima KM kemarin 4/4.

Sementara itu, Ketua PC SPKEP SPSI Kabupaten Mimika Aser Koyame Gobai mendesak kepada Pimpinan PT Freeport Indonesia, sektor swasta dan para kontraktor di Kabupaten Mimika agar segera melakukan pemeriksaan bagi semua karyawan, keluarga dan masyarakat umum penduduk Kabupaten Mimika yang sempat berhubungan langsung mendekati, bersalaman, dan melayat tempat duka.

“Jangan kepanikan, kekhawatiran, ketakutan dan keraguan sebagai manusia kuasa Tuhan melebihi kekuatan dari penyebaran covid-19, untuk menyelamatkan banyak jiwa penduduk Mimika, dengan kesadaran masing-masing melapor diri kepada atasan dan petugas sebelum menyebar luas kepada orang lain,” kata Aser.

“Pasien positif corona yang meninggal adalah karyawan Freeport, demi kemanusiaan dan pencegahan penyebaran virus corona di Mimika, Tembagapura, Banti, Arwanop, Tsinga dan kampung-kampung lainnya di sekitar wilayah operasi PT Freeport Indonesia, mengutamakan keselamatan diri dan orang lain,” lanjutnya.

Kasus infeksi covid-19 tersebut adalah kasus pertama di Papua, dan manajemen PTFI meliburkan seluruh karyawan untuk melakukan penjadwalan pemeriksaan.

“Jangan diam diri bergerak segerah datang melapor diri kepada petugas Tim gugus Covid-19 Kabupaten Mimika untuk melakukan pemeriksaan. Tuhan menolong kita semua, bersama Tuhan dengan iman kita lawan penyebaran covid-19 di Mimika Papua,” pungkas Reynold.

Reporter: Ernest
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*