SMPN I Cibogo Diduga Pungut Uang UNBK Sebesar Rp550 Ribu Per Siswa

pungli sekolah
Ilustrasi Pungli di sekolah

SUBANG (KM) – Sebanyak 275 siswa Kelas IX SMPN I Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, dimintai uang untuk kegiatan pengayaan dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) semasa dikepalai Kepala Sekolah Definitif yang saat ini telah pensiun. Adapun uang yang dipintai dari 275 siswa tersebut sebanyak Rp550.000 per siswa.

Menurut keterangan orang tua murid yang enggan disebut namanya dan minta dirahasiakan identitasnya, memang betul “pada waktu itu” ada rapat untuk membahas mengenai biaya untuk pengayaan dan UNBK sebesar Rp.550.000/siswa.

Ketua Komite SMPN I Cibogo, Awang, membenarkan klaim tersebut. “Kami telah merapatkan para orang tua murid. Hasilnya terjadi kesepakatan bahwa dana yang dibutuhkan untuk kegiatan UNBK dan Pengayaan sebesar Rp.550.000/Siswa,” terangnya kepada KM.

“Kata Bu Dian baru terkumpul sekitar 75%,” tambahnya, setelah ia mengaku sudah menanyakan kepada Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang Kurikulum.

Awang juga menyebutkan, keuangan tersebut tidak dipegang oleh bendahara komite, melainkan di bendahara sekolah. “Yang lebih tahu mungkin bu Dian,” katanya.

Sementara itu Plt SMPN I Cibogo Edi Badrisyeh saat dimintai keterangan melaui pesan singkatnya Selasa 28/4 kemarin sampai berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.

Kabid di Dnas Pendidikan Subang, Aep, saat dimintai keterangan mengaku tidak mengetahui soal dugaan tersebut. “Sepengetahuan saya tidak ada pungutan tersebut dan supaya lebih akurat langsung konfirmasi ke pak Edi Badrisyeh plt Kepala SMPN 1 Cibogo,” ujarnya.

Reporter: Udin, Sunardi
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*