Laporan: Ada 100 Ton Beras dan Bantuan CSR Yang Masih Diendapkan Gugas Covid-19 Kota Bogor, Paket Sembako dari Donasi Malah Dijual

Balaikota Bogor (dok. kotabogor.go.id)
Balaikota Bogor (dok. kotabogor.go.id)

BOGOR (KM) – Dengan kondisi segala permasalahan yang sedang dialami warga Kota Bogor khususnya akibat pandemi covid-19, muncul juga dugaan penyimpangan dan pengendapan bantuan sosial yang diterima Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Pertama ada bantuan beras 100 ton dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang belum juga disalurkan, padahal kondisi warga Kota Bogor sudah menderita soal ekonomi,” ungkap narasumber KM yang tidak berkenan disebutkan identitasnya, Jumat 17/4.

“Kedua, ada paket sembako terdiri minyak goreng, beras, gula yang berasal dari sumbangan/donasi, namun dijual dengan harga Rp25 ribu bagi internal tim yang masuk di BADRA saja,” tambah narasumber.

Advertisement

Yang ketiga, lanjutnya, adanya himpunan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) swasta yang sampai hari ini tidak disalurkan.

“Ya semua itu masih diendapkan pada Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor, dan dimanfaatkan untuk kalangan internal saja,” tutup narasumber.

Sementara Plt Wali Kota Bogor Dedie Rachim sampai berita ini ditayangkan belum merespon permintaan keterangan oleh awak media.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*