HUT Subang Ke-72, Bupati Santuni Belasan Ribu Anak Yatim

SUBANG (KM) – Perayaaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Subang ke-72 oleh Pemerintah Kabupaten Subang berlangsung terbatas dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Subang beserta para camat dan jajaran Muspika. Pada peringatan HUT Kabupaten Subang ke-72 ini, Pemkab telah menyiapkan santunan bagi 12.650 anak yatim yang diserahkan serentak di 253 desa/kelurahan melalui camat di 30 kecamatan, Minggu 5/4 kemarin.

Biasanya, puncak perayaan dilaksanakan dengan sangat meriah, namun kali ini, peringatan tersebut hanya dilaksanakan secara sederhana di tengah berkecamuknya wabah virus corona.

Pemkab sendiri menyelenggarakan peringatan tersebut hanya melalui virtual meeting live streaming antara Bupati Ruhimat, Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, Sekda Aminudin dan unsur Forkopimda di aula Pemda dengan para camat beserta para kepala desa di kantor kecamatan masing-masing.

Setelah virtual meeting, Bupati Subang berpidato dalam rangka HUT Kabupaten Subang ke-72 dengan live streaming di Youtube Pemkab Subang.

Dalam pidatonya, Bupati menyampaikan keyakinannya sebagai orang beriman bahwa turunnya wabah Covid-19 “bukanlah suatu kebetulan”. Karena itu, pihaknya berkomitmen melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2020, yang diikuti dengan Peratuan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan nomor 6 Tahun 2020, dan terakhir Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19.

“Kita membatalkan beberapa agenda yang telah dipersiapkan untuk menyambut Hari Jadi tahun ini, dan merealokasi anggaran untuk penanganan covid-19,” ujarnya.

Kaitannya dengan kewaspadaan covid-19, Pemda Subang telah menyiapkan protokol kesehatan dan kedaruratan.

“Kita sudah melakukan realokasi anggaran untuk kuratif sekitar Rp53 M dan penanggulangan darurat pangan Rp60 M untuk tiga bulan ke depan, yang akan kita evaluasi sesuai dengan perkembangan,” ungkap Ruhimat.

Pihaknya menyampaikan terimakasih kepada seluruh tenaga medis dan pihak-pihak di Kabupaten Subang, yang dengan sigap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah dan menangani ancaman wabah virus corona covid-19.

“Selain itu, saya pun mengingatkan kita semua untuk bersama-sama membangun imunitas sosial dalam menghadapi wabah ini, dengan cara meningkatkan kewaspadaan, namun tidak panik secara berlebihan,” tuturnya.

Pihaknya juga mengajak supaya bersama-sama mengambil langkah nyata melakukan kampanye kesehatan, khususnya penyebaran informasi tentang bagaimana wabah bisa menular melalui droplet (percikan yang keluar saat orang yang positif terinfeksi virus corona batuk, atau berbicara), dan tindakan pencegahan yang diperlukan.

“Termasuk dalam menjaga jarak fisik saat berinteraksi, menjauhi kerumuman, termasuk hajatan yang menghadirkan banyak orang,” imbuhnya.

Terkait maraknya pemudik dari zona merah, Ruhimat meminta para camat dan jajaran pemerintahan di tingkat desa dan kampung-kampung untuk mengantisipasinya.

“Kita tidak bermaksud mencurigai atau menuduh, namun kewaspadaan harus kita tingkatkan, sebab banyak orang terinfeksi namun tidak merasakan gejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Orang semacam ini akan merasa sehat, dan bebas berinteraksi dengan siapa pun. Jika sudah ada yang tertular, akan merepotkan banyak pihak. Semua yang melakukan kontak dengan mereka yang terinfeksi harus kita lacak dan isolasi. Karena itu, lebih baik kita melakukan tindakan pencegahan,” imbuhnya.

Kemudian dia mengingatkan kepada semua aparatur akan target-target pembangunan diantaranya ialah pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan dasar, yaitu pendidikan, kesehatan, jaminan sosial sebagai program strategis.

“Kita tidak ingin ada daerah masih terisolasi. Kita pun tidak ingin ada warga yang sakit tidak bisa mengakses fasilitas dan layanan kesehatan. Dan, harus kita pastikan tidak ada warga Subang yang kelaparan. Inilah tantangan mendesak yang kita hadapi bersama,” ucapnya.

Reporter: Udin, Usep Wahyu
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*