KUPAS KOLOM: Kebijakan Merumahkan Murid, Kemendikbud dan Disdik Harus Lebih Proaktif Cegah Corona

Wahyudin Jali, KAKI Publik
Wahyudin Jali, KAKI Publik

Oleh Wahyudin Jali, Koordinator Investigasi Lembaga Kaki Publik (Kajian Kebijakan dan Keterbukaan Informasi Publik)

Penyebaran virus corona membuat warga resah. Hingga kini, kasus positif corona di Indonesia telah mencapai angka 100 orang lebih. Diperkirakan, dalam satu hari, kasus positif corona bertambah 20 per hari.

Penyebaran tersebut membuat beberapa pemerintah daerah memutuskan untuk merumahkan murid sekolah selama dua pekan, guna menahan laju penyebaran virus corona.

Akan tetapi, upaya penahanan laju penyebaran ini akan sia-sia apabila tidak dilakukan dengan baik. Murid sekolah bisa saja memanfaatkan waktu dua pekan tersebut untuk berkeliaran di mal, tempat rekreasi, atau wahana-wahana lain yang bisa jadi malah mempercepat angka penyebaran virus corona.

Maka dari itu, Dinas Pendidikan bersama Satpol PP, guru dan pemerintah daerah harus bekerja proaktif mencegah siswa keluyuran di mal maupun di tempat wahana lain.

Disdik bisa bekerjasama dengan Satpol PP guna mengawasi tempat rekreasi, mal, atau wahana-wahana liburan yang kemungkinan didatangi oleh murid. Hal ini bisa bermanfaat untuk mengawasi penyebaran virus corona, juga bisa mengawasi murid-murid yang malah keluyuran di saat waktu yang diberikan selama dua pekan untuk berdiam diri di rumah.

Satpol PP juga bisa memberikan sanksi bagi orangtua yang membawa anaknya berstatus sebagai murid ke mal, tempat rekreasi maupun wahana. Selain itu, pihak pemilik tempat pun bisa diberikan sanksi apabila kedapatan masih menerima murid di tempatnya.

Guru yang diinstruksikan untuk tetap dinas di sekolah pun bisa menyiasati kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke rumah-rumah murid, selain mengawasi sistem pembelajaran, juga bisa menghubungi orangtua dengan video call guna menyiasati pengawasan murid selama dua pekan dirumahkan.

Bila kedapatan murid yang keluyuran, murid bisa ditahan, dipanggil orangtuanya, dan diberikan peringatan.

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.