Kapolres Kebumen: Nekat Gelar Acara, Melawan Saat Dibubarkan Bisa Dipenjara 1 Tahun

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan

KEBUMEN (KM) – Ada poin penting yang disampaikan oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat apel pagi kepada para personelnya, Senin 23/3 kemarin.

Kapolres menyampaikan, ajakan pemerintah untuk menerapkan social distancing agar dipahami dan dilaksanakan secara menyeluruh, serta dilaksanakan dengan penuh kesadaran oleh masyarakat Kebumen.

Terlebih mulai kemarin, Maklumat Kapolri Jendral Polisi Idham Azis, sudah disosialisasikan dan dipasang di tiap-tiap Polsek dan beberapa tempat umum, serta dipublikasikan di media massa.

“Ini agar menjadi perhatian bersama, serta untuk kepentingan bersama,” kata AKBP Rudy.

Pihaknya menegaskan, tidak segan untuk membubarkan masyarakat yang berkumpul atau sifatnya mengumpulkan banyak orang di suatu tempat.

Bila masyarakat menolak atau melawan aparat, maka Polri akan menindak tegas, menjelaskan bahwa aparat penegak hukum berhak untuk membubarkan massa.

“Ini untuk mencegah penularan covid-19 sesuai maklumat Kapolri. Tapi perlu diingat, bahasa persuasif humanis tetap kami kedepankan. Tugas kami selaku pelindung, dan pengayom masyarakat guna terpeliharanya kamtibmas di Kebumen,” jelas Kapolres.

Kapolres pun telah menyiapkan beberapa pasal yang nantinya untuk menjerat warga masyarkat yang keukeuh mengadakan kegiatan yang mengundang banyak massa.

“Apabila ada masyarakat yang yang tidak mengindahkan perintah personel yang bertugas, untuk kepentingan negara dan kepentingan masyarakat bangsa negara, kami bisa proses hukum dengan pasal 212 KUHP, 216 KUHP dan 218 KUHP,” tegasnya.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*