Bekas Galian Pasir Milik PT Bandawasa Menelan Korban Jiwa, Warga Desak Pemerintah Timbun Kembali

Lokasi galian c milik PT. Bandawasa di Serang, Banten (dok. KM)
Lokasi galian c milik PT. Bandawasa di Serang, Banten (dok. KM)

SERANG, BANTEN (KM) – Warga Kampung Ciranjien Masjid RT 14 RW 03, Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang berduka setelah satu orang yang diduga hendak mencuri ayam tewas akibat tenggelam dalam kubangan bekas galian pasir yang kedalamannya 10 meter.

Peristiwa tragis yang menimpa S terjadi pada hari Minggu pukul 02.00 dinihari 22/3 dan baru ditemukan oleh ayahnya pada pukul 08.00 pagi.

“Korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa, tenggelam di bekas galian pasir,” ujar Saepi, ayah S.

“Diketahui S yang merupakan warga RT RW 14/03 Kp. Ciranjien tewas di bekas galian pasir milik PT. Bandawasa, dan atas peristiwa tersebut pihak perusahaan menyatakan akan memberikan santunan kepada korban,” ujar Purwanto, yang mewakili perusahaan.

Sementara itu, Sumardi, sang pemilik ayam mengisahkan pada sekitar pukul 02.00 dinihari meneriaki orang yang diduga mau mencuri ayamnya.

“Siapa itu? Lalu langsung lari ketempat bekas galian pasir yang berlumpur, tewas satu, yang satu lagi selamat,” jelas Sumardi.

Korban sendiri telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) pada pukul 13.00 di hari yang sama.

Atas kejadian tersebut, warga setempat meminta agar Pemerintah menutup bekas galian pasir tersebut.

“Bekas galian pasir sangat membahayakan masyarakat, terutama anak kecil, kalau bisa bekas galian pasir yang tidak terpakai itu bisa ditimbun kembali,” tuntut warga.

Reporter: Pardi, Wahid
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*