Heri Cahyono Desak Warga Agar Tidak Anggap Enteng Wabah Corona, Hentikan Aktivitas di Luar Rumah

Ketua PDK KOSGORO 57 Kota Bogor Herí Cahyono (dok. KM)
Ketua PDK KOSGORO 57 Kota Bogor Herí Cahyono (dok. KM)

BOGOR (KM) – Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) KOSGORO 57 Kota Bogor Heri Cahyono menyampaikan imbauan kepada seluruh warga Kota Bogor agar tidak menganggap remeh masalah Covid-19, yang bukan saja terjadi di Kota Bogor tetapi di seluruh dunia.

“Kita tidak boleh menganggap remeh masalah ini, Covid-19 adalah bencana global, bukan saja terjadi di Kota Bogor tetapi di seluruh dunia,” ungkap Heri yang juga Sekjen DPD Partai Golkar Kota Bogor kepada KM, Sabtu 21/3.

“Ya melihat sekarang ini, seluruh manusia di dunia bersama-sama dalam memerangi Covid-19,” tambah Heri.

Heri menuturkan, virus ini tidak bisa dibasmi sendirian oleh pemerintah, tidak juga oleh satu negara, virus ini hanya bisa diperangi, dibasmi dan dihilangkan “jika kita bersatu”.

“Kita mendengar di Eropa sudah lockdown, setiap warga yang terlihat keluar rumah tanpa izin maka akan dikenakan denda yang sangat besar, antara 150 hingga 600 euro, atau setara dengan Rp2 juta lebih,” tutur Heri.

Masih kata Heri, di Indonesia kita menyaksikan angka-angka positif corona terus meningkat dengan drastis. “Tentu grafik itu akan terus melaju dengan cepat, jika kita menganggap enteng masalah ini,” katanya.

“Rakyat harus bersatu mengikuti himbauan pemerintah. Di Kota Bogor sendiri telah ada yang dinyatakan positif corona, bahkan yang terkena adalah Wali Kota Bogor,” terang Heri.

Untuk itu, lanjut Heri, mari kita ikuti arahan dan petunjuk dari pemerintah kita. “Khusus di Kota Bogor, mulai Jumat kemarin dinyatakan Kondisi Luar Biasa (KLB), sekolah sudah diliburkan, juga mahasiswa dan para pegawai negeri.”

“Maka saya juga berharap, untuk mal-mal yang ada segera menutup usahanya, dan yang tetap buka hanyalah supermarket penjual bahan makanan dan apotik, semua demi percepatan dalam memerangi corona,” lanjutnya.

“Jika kita sebagai warga masih terus menganggap enteng dengan terus beraktivitas di luar, bertemu dengan satu sama lain, menghadiri hajatan, berolahraga di lapangan dan berinteraksi seperti biasa, itu justru akan memperlambat penanganan pencegahan penularan virus corona,” pungkas Heri.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*