Rugi Miliaran Rupiah dalam Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Harjasari, Warga Laporkan Muspika Bogor Selatan ke Polda Jabar

Kuasa hukum NS melaporkan Muspika Bogor Selatan, Kota Bogor, ke Polda Jawa Barat (dok. KM)

BOGOR (KM) – Dugaan penipuan transaksi jual beli tanah berbuntut Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bogor Selatan, Kota Bogor, dilaporkan ke Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar). Hal tersebut disampaikan Kuasa Hukum warga Nuraeni Siregar (NS), Kantor Sembilan Bintang & Partners Law Firm.

“Klien kami telah melaporkan inisial DN dan juga seperangkat penyelenggara negara Muspika Kecamatan Bogor Selatan dengan No. LP/B/1253/XI/2019/JABAR,” ungkap kuasa hukum lewat pers rilis kepada KM, Kamis 13/2.

“Laporan klien kami atas dugaan adanya penipuan transaksi jual beli tanah, yang mengakibatkan klien kami mengalami kerugian miliaran rupiah,” tambah kuasa hukum.

“Kami melaporkan DN serta jajaran Muspika, mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan, Kecamatan sampai juga Dinas. Kami menduga kuat para terlapor telah melakukan penipuan, penggelapan, pemalsuan akta otentik, dalam transaksi dengan klien kami,” tuturnya.

Advertisement

Sebelumnya, NS bersama kuasa hukumnya telah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Kota Bogor sebagaimana No. Reg. Pengadilan 37/Pdt.G/2019/PN.Bogor dan aduan ke Ombudsman RI sebagaimana aduan No. 057/SBLF/Srt.Adn/I/2020, atas kasus dugaan penipuan proses transaksi jual beli tanah di Babakan Indah RT 03 RW 03 Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*