Polres Pegubin Bantu Evakuasi 12 Jenazah Korban Helikopter Jatuh ke Bandara Oksibil

(dok. KM)
(dok. KM)

JAYAPURA (KM) – Kepolisian Resort Pegunungan Bintang membantu proses evakuasi jenazah korban helikopter Mi-17 yang jatuh tahun lalu di Pegunungan Mandala menuju Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu 15/2.

Sebanyak 2 unit helikopter Bell Penerbat TNI-AD dan 1 unit milik PT. Intan Angkasa Timika diterbangkan untuk proses evakuasi jenazah tersebut.

Setelah dievakuasi, semua jenazah akan diterbangkan ke Jayapura menggunakan pesawat CN A-2302 milik TNI AD.

“Kita di sini tetap bersinergi dengan TNI, jadi kalau ada kegiatan evakuasi seperti ini, kami dari Polres Pegunungan Bintang akan selalu siap membantu dalam setiap proses evakuasi yang dilakukan oleh pihak TNI,” terang Kapolres AKBP Michael Mumbunan.

Helikopter MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 milik Penerbangan TNI AD itu hilang kontak saat terbang dari Bandara Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang ke Bandara Sentani Jayapura, Papua, Jumat 28/6/2019 silam.

Helikopter itu hilang kontak saat menjalani misi penerbangan. Ianya dilaporkan membawa 12 orang, terdiri dari 7 orang kru dan 5 orang personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian pos.

Menurut informasi dari Base Ops Lanud Silas Papare Sentani, Jayapura, helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 itu sedianya melaksanakan misi pendorongan logistik ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan di distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Sebagian pos pengamanan TNI di perbatasan Indonesia dan Papua Nugini, yang dikenal sebagai pos udara, hanya dapat ditempuh dengan pesawat udara dan helikopter.

Reporter: HSMY
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*