Heboh Rencana SMA Gratis, Praktisi Pendidikan Pertanyakan Keseriusan Pemprov Jabar

SMK Negeri 3 Kota Bogor (dok. KM)
SMK Negeri 3 Kota Bogor

BOGOR (KM) – Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menggratiskan biaya sekolah SMA dan SMK mulai tahun ajaran 2020-2021 mendapat berbagai tanggapan dari para praktisi pendidikan. Kendati warga secara umum menyambut positif rencana tersebut, pihak sekolah-sekolah mempertanyakan sejauh mana keseriusan Pemprov untuk menerapkannya tahun ini.

Kasubag TU SMKN 3 Kota Bogor Karsono misalnya, yang mengaku merasa “dipusingkan” dengan didengung-dengungkannya pemberitaan tersebut, tanpa adanya Peraturan Gubernur (Pergub) tentang sekolah gratis.

“Kami tentunya merasa pusing dengan adanya pemberitaan sekolah gratis untuk SMA dan SMK, dan masyarakat pun ternyata menanggapinya hal tersebut manjadi serius, sehingga kami kelabakan untuk menagih iuran per bulannya, apalagi dis ekolah kami siswanya banyak yang menunggak,” ungkap Karsono pada KM kemarin 14/2.

“Mestinya jangan di gembar-gemborkan dulu kalau belum ada aturan Pergub nya, kita kan harus mengikuti juklak jukniknya, kan kalau sudah ramai begini sekolah kami harus menanggung hampir 500 jutaan lebih uang bayaran bulanan yang belum masuk ke sekolah dan harus dibuat laporannya,” pungkasnya.

Reporter: Mukhlis
Editor: HJA

Komentar Facebook