Desanya Tidak Disertakan dalam Program PTSL, Aktivis Geruduk Kantor Pemdes Sumber Jaya

Aktivis Wawan Hermawan saat menggelar aksi demo di kantor Desa Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi, Selasa 4/2/2020 (dok. KM)
Aktivis Wawan Hermawan saat menggelar aksi demo di kantor Desa Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi, Selasa 4/2/2020 (dok. KM)

BEKASI (KM) – Dikarenakan tidak adanya kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Aliansi Mahasiswa Pemuda Desa Sumber Jaya (AMPDSJ) menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor desa, Selasa 4/2.

Dalam aksi tersebut, koordinator lapangan Wawan Hermawan menuntut Kades Sumber Jaya, Matam, yang dianggap seharusnya menyertakan desanya dalam kegiatan PTSL.

“Sedangkan masyarakat Sumber Jaya sangat membutuhkan dengan adanya kegiatan PTSL,” ujar Wawan.

“Parahnya lagi, di saat itu kita ingin bertemu dengan Lurah Desa Sumber Jaya, beliau tidak ada di kantor. Padahal ini masih jam kerja. Hal ini memicu kekecewaan kami sebagai para aktivis, yang menuntut agar Desa Sumber Jaya mengikuti kegiatan PTSL,” ucap Wawan.

Menurut Wawan, dengan perilaku Lurah seperti itu, ia menilai bahwa Pemdes “tidak mementingkan masyarakat”.

“Perlu diketahui, dia bisa menjadi seorang lurah karena suara rakyat, tapi di saat rakyat menyuarakan aspirasinya, dia malah memilih meninggalkan kantor desa,” ketusnya.

“Kalau memang dalam waktu beberapa hari ini Matam S.PdI tidak ada itikad baik untuk menemui kami, kita tidak akan berhenti untuk menggelar aksi demonstrasi kembali, dengan massa yang lebih banyak lagi, sampai terealisasinya kegiatan PTSL,” tegasnya.

Reporter: Den
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*