“Barisan Muda” Langsa Himbau Para Geuchik Tidak Biarkan Rentenir Buka Kantor di Wilayahnya

Ketua umum lembaga Barisan Muda Kota Langsa, Tarmizi (dok. KM)
Ketua umum lembaga Barisan Muda Kota Langsa, Tarmizi (dok. KM)

LANGSA (KM) – “Barisan Muda”, sebuah lembaga kepemudaan di Langsa yang bergerak di bidang sosial dan budaya, menghimbau kepada seluruh geuchik yang ada di kota Langsa untuk tidak memberi peluang kepada rentenir membuat kantor di desa atau gampong.

Ketua Barisan Muda Tarmizi mengimbau untuk tidak memberikan peluang kepada rentenir yang akan membuat kantor di wilayah kota Langsa sehingga para rentenir ini tidak dapat melakukan kegiatan penagihan kepada masyarakat.

“Kepada perangkat gampong juga diharapkan, agar tidak memberi ruang kepada pengusaha rentenir. Pak keuchik dan sekdes harus mengawasi, jangan sampai warga terjerat dengan rentenir. Jika usaha mereka tidak memiliki izin dan tidak sesuai dengan prinsip koperasi, maka usir saja mereka dari Kota Langsa, jangan biarkan bisnis riba berkembang di bumi syariat,” imbuhnya.

Praktik rentenir atau ‘bank keliling’ berkedok koperasi simpan pinjam yang dianggap leluasa beroperasi di Kota Langsa semakin meresahkan warga.

“Bank keliling tersebut setiap hari masuk ke gampong mencari mangsanya,” ungkapnya.

Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang terjebak sampai meminjamkan uang pada rentenir tersebut dengan bunga di luar batas kewajaran.

Reporter: Muddin
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.