100 Anggota Brimob Jabar Kawal Penutupan Tambang Emas Ilegal di Nanggung

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) – Sebanyak 1 SSK Personil Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jabar yang dipimpin oleh Danki 3 Iptu Apep Yusup Maolana mengamankan proses penutupan lubang penambangan emas ilegal di Bogor, Sabtu 1/2 kemarin.

Beberapa lubang tambang yang ditutup oleh Satgas Gabungan Penangan Tambang Emas Liar Polres Bogor tersebut berada di kawasan bukit perusahaan milik negara tepatnya berada di area PT Antam UBPE Pongkor, Nanggung, Kabupaten Bogor.

Dansat Brimob Polda Jabar, Kombes Pol. Asep Saepudin, mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan 100 personel anggotanya untuk membantu mengamankan proses penutupan lubang tambang emas liar tersebut.

“Lubang tambang emas liar yang ditutup adalah milik pengusaha tambang ilegal. Masyarakat dilarang untuk melakukan kegiatan pertambangan liar, baik tambang emas, dan pasir,” kata Dansat Brimob.

“Tentunya dengan melakukan tindakan represif dan preventif ini, diharapkan memberikan efek jera kepada masyarakat khususnya yang masih melakukan kegiatan tambang liar, dan mencegah masyarakat agar tidak lagi melakukan kegiatan tersebut,” lanjutnya di lokasi penutupan, Sabtu 1/2.

“Apabila tetap melakukan, sudah diingatkan, kita akan melakukan tindakan tegas untuk proses penegakan hukum, penutupan lubang tambang ilegal ini akan terus dilakukan,” jelasnya lagi.

Dirinya pun menegaskan bahwa orang-orang yang masih melakukan penambangan liar akan dijerat UU Minerba, yakni Pasal 158 Jo Pasal 37 dan atau Pasal 161 UU RI No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman pidana kurungan maksimal 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Reporter: Red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*