Laporan Warga Munculkan Dugaan Pungli Merajalela di SDN Semplak 2

SD Negeri Semplak 2, Kota Bogor (dok. KM)
SD Negeri Semplak 2, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Laporan warga mengeluhkan sejumlah dugaan pungutan liar di Sekolah Dasar (SD) Negeri Semplak 2, Kota Bogor, dengan dalih perbaikan “ruang kelas yang bocor” dengan mengumpulkan iuran harian yang dibebankan kepada semua murid kelas 1 sampai dengan kelas 6 sebesar Rp 2000 per anak per hari.’ Menurut laporan tersebut, selama 3 bulan pihak sekolah sudah berhasil mengumpulkan lebih dari Rp70.000.000.

Tidak hanya iuran “keropak” saja yang dilakukan pihak sekolah. Setiap anak pun dibebankan “sumbangan sukarela” saat pembagian rapor setiap semester sebesar “minimal Rp 250.000”.

Menurut keterangan orang tua murid yang enggan disebutkan namanya itu, akhir Januari ini akan diadakan lagi “pungutan keropak” yang akan dilakukan pihak sekolah kepada siswa yang diklaim untuk membangun “ruang kelas komputer”.

“Berdasarkan hasil rapat korlas dengan pihak sekolah, maka kegiatan keropak akan dilanjutkan kembali pada Senin 27 Januari 2020. Keropak tahap 2 ini untuk pembangunan laboratorium komputer yang rencananya akan dibangun di atas kantor guru,” terangnya, mengutip pemberitahuan yang diedarkan kepada orang tua murid sekolah tersebut.

Advertisement

“Memang, ditulis seikhlasnya, tapi misalnya ada anak yang nggak ngasih, nanti gurunya bilang, ‘besok dobel ya’,” tambahnya mengomentari.

Menurut Permendikbud no. 75 tahun 2016, operasional SD Negeri dan SMP Negeri sudah dibiayai dari anggaran BOS (Biaya Operasional Sekolah).

Sementara itu, ketika hendak dikonfirmasi oleh kupasmerdeka.com, pihak sekolah tidak ada, dan ruangan kantor sekolah tertutup rapat, tidak ada satu pun orang.

Salah satu guru di SDN Semplak 2 berinisial M, ketika dimintai keterangan melalui pesan singkat, hingga kini belum memberikan tanggapan.

Reporter : Budi,Efri
Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

3 Comments

  1. Anak Saya Salah satu murid di SD Semplak 2, tp Dr pengalaman Saya 2 thn dsana…
    1. Setiap akhir semester Saya tidak pernah mendengar diwajibkan 250 ribu…tidak benar
    2. Uang keropak setau Saya tidak pernah diwajibkan…apalagi kalau sampai tidak ngasih Hari ini Maka Hari berikutnya harus double …Saya tidak pernah mendengar anak Saya bicara seperti itu
    3. Mengenai ruang komputer…Saya sendiri tidak keberatan Karena komputer jaman skr sudah hrs di ajarkan sejak dini

    Menurut Saya Yg dpt diambil Dr pelajaran disini adalah tidak semua Berita nya benar berdasarkan pengalaman Saya. Lalu SD semplak 2 adalah SD favorite Dan unggulan saat ini, maka mohon bapak wartawa yth bisa membantu untuk sekolah semplak 2 untuk lebih maju. Bisa tolong disampaikan ke Dinas Pnedidikan Kota Bogor untuk dapat menyediakan fasilitas tambahan. Bukannya skr zaman technology, Masa SD terbaik di Kota bogor, ruang komputer Saja tidak punya. Anak Indonesia hrs maju, apalagi anaknya pintar2….

    • Kalau ibu bersedia memberikan keterangan kepada wartawan kami, bisa email kami di redaksi@kupasmerdeka.com. Sementara untuk klaim dan keluhan pungli, kami mendapat laporan tersebut dari beberapa narasumber dari kalangan orang tua murid, dan kami beritakan apa adanya sesuai keluhan mereka.

  2. Sombong…memang semua orang tua murid mempunyai kemampuan seprti anda…,,

Leave a comment

Your email address will not be published.


*