Buntut Kecelakaan Maut di Ciater, Bupati Subang Minta Dishub Perbanyak Rambu-rambu Lalu Lintas

Bupati Subang, Ruhimat (dok. KM)
Bupati Subang, Ruhimat (dok. Subang.go.id)

SUBANG (KM) – Kecelakaan maut yang terjadi di jalur wisata Ciater pada Sabtu 18/1 lalu menewaskan 8 orang dan menyebabkan 10 orang lainnya luka berat dan 12 luka ringan. Tragedi tersebut mendapat perhatian serius dari Bupati Subang, Ruhimat.

Saat dimitai keterangan oleh para awak media pada Senin 20/1, Ruhimat mengatakan, untuk agar kecelakaan maut seperti itu tidak terulang kembali, dirinya meminta kepada Dinas Perhubungan Kabupaten
Subang untuk memperbanyak pemasangan rambu-rambu dan marka jalan, dimulai dari tugu batas Kabupaten Subang dengan Bandung Barat hingga ke Kota Subang.

“Sejak memasuki wilayah Subang, medan jalan dari perbatasan Bandung Barat dan Subang hingga Kota Subang, banyak sekali turunan yang curam serta belokan tajam, sehingga bagi mereka yang baru pertama melintasi Subang Selatan dengan keadaan jalan yang curam dan banyak belokan pasti akan terasa panik dan juga kaget,” terang Bupati.

“Rata-rata yang mengalami kecelakaan maut di jalur wisata itu pengendara yang baru pertama kali ke Subang, sehingga kewajiban kita harus secepatnya memasang rambu-rambu peringatan begitu masuk ke wilayah Subang, minimal mereka lebih waspada dan berhati-hati ketika melihat rambu-rambu yang ada,” ujarnya.

“Dishub Subang juga harus menyiapkan sebuah tempat berupa rest area khusus untuk uji kelayakan kendaraan, sehingga dengan begitu kecelakaan bisa diminimalisir,” lanjutnya.

“Operasi over dimensi dan overload (ODOL) di wilayah Kabupaten Subang [juga] harus ditingkatkan oleh Dinas Perhubungan karena rata-rata kendaraan yang mengalami kecelakaan di jalur wisata dialami oleh kendaraan yang melanggar ketentuan lalu lintas, baik kendaraan angkutan barang maupun umum berupa over dimensi dan overload maka untuk itu Pemkab Subang dekat-dekat ini akan secepatnya mengusulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait dengan semua kebutuhan rambu-rambu dan rest area khusus pengujian,” tegas Bupati Subang.

Reporter: udin
Editor: HJA

Komentar Facebook