Aktivis Minta Pemkot dan DPRD Kota Bogor Tindak Tegas Mall Boxies 123
BOGOR (KM) – Setelah sempat gonjang-ganjing terkait permasalahan robohnya sebagian Mall Boxies 123 di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor, saat pembangunan, mal yang telah dibuka dan diresmikan itu kini berdampak kemacetan parah, namun “tidak ada tindakan tegas dan konkrit” dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor serta anggota legislatif. Hal tersebut disampaikan aktivis Bogor Iksan Awaludin.
“Dari saat peresmian hingga sekarang beroperasinya Mall Boxies 123 berdampak kemacetan yang sangat parah. Dari awal pembangunan mal tersebut sudah ada permasalahan dengan adanya bagian yang roboh sehingga membahayakan bahkan merugikan warga sekitar,” ungkap Iksan kepada KM, Minggu 19/1.
“Sudah banyak kritik dari berbagai kalangan, bahkan ada aksi unjuk rasa mahasiswa dengan keberadaan Mall Boxies, namun hingga hari ini tidak jelas ketegasan Pemkot Bogor dan juga para anggota legislatif Kota Bogor. Karena dengan gagahnya Mall Boxies 123 masih beroperasi,” tambah Iksan.
Iksan menuturkan, hasil penggalian informasi yang didapat pihaknya di lapangan, baik pemerintah dan legislatif hanya meminta “kaji ulang” terhadap Mall Boxies.
“Tidak ada ketegasan yang berwibawa selaku pemimpin daerah dan perwakilan rakyat,” ujar Iksan.
“Maka menjadi pertanyaan bagi kami mahasiswa, kenapa wibawa Pemkot Bogor dan wakil rakyat harus kalah atau takut dengan pengusaha mal tersebut. Di mana segala hal perizinan itu atas persetujuan pemerintah daerah,” tutur Iksan.
Lebih lanjut Iksan mengatakan, jika memang Pemkot Bogor dan legislatif tidak punya ketegasan, maka pihaknya akan segera melakukan aksi besar untuk meminta tutup Mall Boxies 123 karena dinilai “berdampak sangat merugikan” bagi masyarakat.
“Hanya kalangan tertentu yang menikmati Mall Boxies,” pungkas Iksan.
Reporter: ddy
Editor: HJA
Leave a comment