Sambut Tahun Baru, Komunitas Mural Depok Lukis Tembok Bertema “Almanak 2020”

Lukisan mural di Gang Swadaya Raya, Kota Depok (dok. KM)
Lukisan mural di Gang Swadaya Raya, Kota Depok (dok. KM)

DEPOK (KM) – Jelang pergantian tahun, Komunitas Mural Depok memiliki cara tersendiri dalam menyambut tahun 2020 dengan menggelar kegiatan mural di bilangan Gang Swadaya Raya, RT 06 RW 08 Pancoran Mas, Depok, pada Rabu 12/12 kemarin.

Pemrakarsa kegiatan, Rahmat Fadilah bersama tim muralis lainnya sengaja mengambil tema “Almanak 2020” dalam aksi muralnya tersebut.

“Kegiatan di Swadaya Raya ini inisiatif saya pribadi untuk menyambut tahun baru, sengaja ini konsepnya membuat mural almanak, artinya mural almanak 2020,” ujar Rahmat yang akrab dengan panggilan Bang Liong.

Lebih lanjut dikatakan Bang Liong bahwa pelaksanaan mural sudah dimulai sejak hari Minggu (8/12) lalu dan sedang dalam proses finishing selama 4 hari. Dirinya mengungkapkan maksud dari kegiatannya tersebut juga untuk memperindah lingkungan.

“Spotnya ada kalender dengan gambarnya, terus ada horoskopnya zodiak atau bintang-bintang. Untuk muralisnya kemarin ada 6 orang, tujuannya untuk memperindah lingkungan, sebelumnya sudah ada gambar-gambarnya tetapi itu 2 tahun lalu,” jelasnya.

“Karena anak-anak sekarang sudah lupa sama bintang-bintang dan juga belum ada dimana-mana kalender di tembok digabung dengan gambar-gambar muralnya serta zodiak juga kita buat disini,” lanjutnya.

Advertisement

Bang Liong berharap kegiatan yang diprakarsainya tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Depok karena sejauh ini pelaksanaan kegiatan murni dari hasil swadaya pemural.

“Harapan ke Pemkot mungkin karena temboknya cuma segini kan, tapi ada lagi tembok yang lain-lainnya
mungkin bisa dibantu minimal pengadaan cat dan akomodasi pemuralnya,” harapnya.

“Gambar-gambar seperti ini 20 tahun lalu itu dianggap vandalisme karena belum diterima masyarakat, tapi sekarang ini sudah bisa diterima masyarakat karena sudah era globalisasi, era internet yang ternyata itu mengandung skill pemuralnya, mengandung keindahan, mengandung pesan dan akhirnya diterima,” terangnya.

“Harapan kita ke mereka terus aja nyoret-nyoret tembok tapi di konseplah, belajarlah mengkonsep sedikit-sedikit coretannya supaya bisa dinikmati masyarakat supaya terhindar dari stigma vandalisme itu,” pungkasnya.

Rencananya, kegiatan tersebut akan terus diadakan Komunitas mural di setiap sudut wilayah untuk memperindah Kota Depok.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook