Aktivis Desak Pemkab Bogor Berikan Solusi Konkrit untuk Atasi Keresahan Warga Parungpanjang

Presiden Mahasiswa STKIP Muhammadyah Bogor, Hendi (dok. KM)
Presiden Mahasiswa STKIP Muhammadyah Bogor, Hendi (dok. KM)

BOGOR (KM) – Masyarakat Parungpanjang, Kabupaten Bogor, mengaku sudah sangat resah dengan kondisi di daerah karena dampak yang terjadi dari aktivitas dump truck tambang di wilayahnya. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor Hendi kepada KM kemarin 26/12.

“Selain angka kecelakaan semakin meningkat, dan yang lebih bahaya adalah polusi udara yang membuat keresahan masyarakat di sekitar,” ungkap Hendi.

Hendi menuturkan, saat ini masyarakat tidak butuh wacana belaka, tapi butuh bukti yang kongkrit. “Minimal ada tindakan atau solusi sementara untuk persoalan jalur tambang di Parungpanjang,” katanya.

“Ya karena hari ini, persoalan tambang menjadi keresahan bersama dan sangat fundamental. Maka dari itu Pemerintahan Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat harus gerak cepat,” pungkasnya.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook
KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.