Setelah Gelar Palsu, Kini Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Ditengarai Punya Ijazah Palsu

Ilustrasi Ijazah Palsu
Ilustrasi Ijazah Palsu

BOGOR (KM) – Gelar sarjana yang dimiliki Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor dari Partai Golkar, Eka Wardhana, yang dikeluarkan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (STISIP) Syamsul Ulum Sukabumi terindikasi banyak kejanggalan.

“Setelah penelusuran ada beberapa kejanggalan dari sarjana Eka Wardhana ini, diantaranya adalah ada nilai SKS 0 pada mata kuliah Bahasa Inggris dan beberapa mata kuliah lainnya, yang tertulis jelas di Forlap Dikti,” ungkap seorang perwakilan warga saat konferensi pers terkait dugaan pencatutan gelar akademik Eka Wardhana di Bogor, Sabtu 16/11.

“Bahasa Inggris merupakan mata kuliah yang hampir di seluruh pendidikan tinggi itu wajib ada, apalagi ini Sarjana Ilmu Politik masa bisa lulus dengan SKS 0,” tambahnya.

Perwakilan warga itu juga menyampaikan bahwa masih banyak keraguan terhadap gelar sarjana dari Eka Wardhana ini. “Untuk itu kami menunjuk kuasa hukum agar semuanya bisa jelas dan benar untuk kepentingan masyarakat. Eka Wardhana ini publik figur, sebagai wakil rakyat jadi harus terbuka semua halnya, termasuk gelar sarjana nya,” tegasnya.

Sementara itu kuasa hukum warga, Ruby Falahadi mengatakan, pihaknya akan mengusut sejumlah kejanggalan yang terjadi. Karena menurutnya, gelar yang diperoleh sepertinya tidak logis dan penuh keraguan, yang patut dibuka.

“Ya apalagi dalam kasus ini seorang anggota dewan terhormat sebagai wakil ketua,” ujarnya.

Ruby juga menyebutkan pihaknya telah melayangkan surat kepada beberapa instansi terkait, meminta kejelasan dan kebenaran ijazah dari Eka Wardhana.

“Ya kami sudah melayangkan surat, dengan bukti tanda terima surat, surat yang dikirimkan kepada Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan Dikti wilayah Jawa Barat, serta permohonan penyidikan pada Polda Jabar No surat 01/SPM/Dodi/XI/19 tanggal 13 November 2019,” jelas Ruby kepada awak media.

Untuk diketahui, ijazah yang dimiliki politisi Golkar itu mencantumkan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) 02010254 dan No Seri Ijazah 257/01/STISIP-SU/2006, dan dikeluarkan oleh Kampus STISIP Syamsul Ulum Sukabumi Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Program Studi Ilmu Administrasi Negara lulus 2006 dengan gelar Sarjana Ilmu Politik (S.IP).

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook