Terapkan Program “Bogor Kota ZOMBI”, Satpol PP Kota Bogor Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal

Para pedagang miras ilegal yang terjaring saat diperiksa Tim Puma Satpol PP Kota Bogor, Senin malam 14/10/2019 (dok. KM)
Para pedagang miras ilegal yang terjaring saat diperiksa Tim Puma Satpol PP Kota Bogor, Senin malam 14/10/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Tim Pemburu Minuman Keras (Puma) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) dalam giat razia di wilayah Kota Bogor pada Senin 14/10 malam.

“Dalam kegiatan penegakan Perda kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya, kali ini dengan tegas kami memberikan sanksi sesuai Perda nomor 8 tahun 2006 tentang ketertiban umum kepada pelanggar yang terjaring razia,” ungkap Kepala Satuan Satpol PP Kota Bogor Herry Karnadi.

“Ya bagi pelanggar langsung didata/dipanggil ke Mako Satpol PP. Selanjutnya dalam 3 hari, setelah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) diproses lengkap, akan diserahkan ke Kejaksaan, untuk sidang tindak pidana ringan oleh hakim Pengadilan Negeri Bogor,” tambah Herry.

“Pelanggar akan dikenakan sanksi bayar denda maksimum Rp50 juta dan kurungan 3 bulan serta tempat jualan/gerobak yang bersangkutan disegel,” terang Herry.

Herry menuturkan, giat ini merupakan upaya untuk menjadikan Kota Bogor menuju “Kota Zero Minuman Beralkohol Ilegal (Zombi)”, dan agar peredaran penjualannya jauh dari lingkungan sekolah.”

“Dampak dari razia ini, diharapkan mereka (pedagang) tidak lagi menjual minuman keras, dan juga mengembalikan fungsi jalan/trotoar/taman sebagai sarana umum/ruang publik, mengeliminir tingkat kriminal/ kejahatan dan tawuran antar pelajar, serta terwujudnya ramah keluarga dan ramah lingkungan sekitar,” tutur Herry.

Lebih lanjut Herry mengatakan, giat razia ini kedepannya akan berlanjut, dan berkesinambungan. “Agar tercipta Kota Bogor yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif,” pungkas Herry.

Giat razia itu mengamankan 113 botol minuman keras berbagai jenis dan merk dari para penjual di kawasan President Teater, Jalan Panaragan, Jalan Pengadilan,dan Jalan Binamarga. Terjaring 5 pedagang yang terdiri dari 4 laki-laki dan 1 perempuan.

Personil yang dilibatkan berjumlah 50 orang, didukung penuh oleh Satnarkoba Polresta Bogor Kota, Denpom, Satgas Pelajar, dan jajaran trantib Kecamatan/Kelurahan.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*