Kumpulkan Keluhan Warga, Organisasi PANDAWA LIMA Buka Posko Pengaduan Pelanggan PDAM Tanjungbalai

Posko pengaduan dan keluhan layanan konsumen PDAM Tirta Kualo Kota Tanjungbalai (dok. KM)
Posko pengaduan dan keluhan layanan konsumen PDAM Tirta Kualo Kota Tanjungbalai yang dibuka oleh Pandawa Lima (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Penggiat sosial Penyampai Apirasi dan Pendapat Warga Lintas Masyarakat (Pandawa Lima) membuka posko layanan pengaduan untuk menerima keluhan pelanggan PDAM Tirta Kualo Kota Tanjungbalai, Senin 14/10.

Posko tersebut bertujuan untuk menyerap keresahan pelanggan terhadap PDAM seperti beban rekening melonjak, kenaikan tarif, buruknya kualitas air, distribusi air yang sering mati dan pemutusan sepihak.

“Posko ini kami dirikan untuk menampung keluhan pelanggan yang merasa dirugikan atas buruknya pelayanan PDAM Tirta Kualo, Badan Usaha Milik Daerah itu,” kata aktivis Pandawa Lima, Yan Aswika.

Ia melanjutkan, setahun belakangan, setelah PDAM dipimpin oleh Ruri Prihatini Lubis, hampir seluruh pelanggan mengalami kekecewaan atas buruknya pelayanan dan manajemen BUMD tersebut.

“Selain itu, kondisi perusahaan yang dinilai tidak sehat serta sistem penerimaan dan pengangkatan karyawan terindikasi KKN menjadi sorotan Pandawa Lima,” ungkap Yan Aswika.

Senada dikatakan aktivis Pandawa Lima, Syafrizal Manurung, bahwa keluhan pelanggan akan ditabulasi dan diresume menjadi bahan untuk melaporkan sekaligus menggugat Direksi PDAM ke lembaga terkait.

Laporan atau gugatan tersebut dilakukan mengingat setiap orang dijamin haknya untuk menyampaikan pendapat dan keluhan atas barang dan jasa yang dikonsumsi sebagaimana tersurat dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Karena banyak konsumen tidak tahu kemana dan bagaimana cara menyampaikan keluhan dengan baik dan benar, maka Pandawa Lima yang akan membuat laporan dan menggugat atas buruknya pelayanan/kinerja PDAM Tirta Kualo.

“Untuk itu, kepada konsumen PDAM Tirta Kualo yang merasa dirugikan, kami imbau untuk menyampaikan keluhan ke Posko Pandawa Lima yang kami buka seminggu kedepan. Syaratnya bawa fotokopi KTP dan rekening tagihan. Gratis atau tidak dipungut biaya,” kata Fitra Ramadhan.

Sementara itu, menurut Fitra, posko yang berdiri di Jalan Sudirman depan SMPN 1 Kota Tanjungbalai itu sudah ramai didatangi pelanggan yang menyampaikan berbagai keluhan.

“Tercatat, sudah ratusan pelanggan PDAM yang menyampaikan keluhan tertulis kepada Pandawa Lima. Kegiatan ini bentuk kepedulian kami kepada pelangan yang dinilai terdzalimi,” katanya.

Reporter: Eko Setiawan
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*