Polres Tanjungbalai Bubarkan Pesta Anak Punk yang Resahkan Masyarakat

Warga Kelurahan Selat Lancang, Kota Tanjungbalai, menyaksikan pembubaran pesta anak punk oleh pihak Polres Tanjungbalai (dok. KM)
Warga Kelurahan Selat Lancang, Kota Tanjungbalai, menyaksikan pembubaran pesta anak punk oleh pihak Polres Tanjungbalai (dok. KM)

TANJUNGBALAI (KM) – Satuan Sabhara dan sat intelkam Polres Tanjungbalai membubarkan paksa pesta kibotan anak punk (Punkers) yang diadakan di lapangan milik warga di Jalan MT Haryono, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Sabtu malam 19/10.

“Kami baru saja membubarkan pesta yang dibuat hampir ratusan anak punk di lapangan ini,” jelas Kaurbin Ops Sat Intelkam Polres Tanjungbalai saat ditanyai wartawan.

“Pembubaran pesta anak punk ini berdasarkan laporan masyarakat juga remaja mesjid yang merasa resah terhadap kegiatan yang dilakukan anak punk di lapangan ini,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya “siap bekerjasama” dengan pemerintah, yaitu Satpol PP, Dinas Sosial dan Kesbangpol Tanjungbalai untuk menutup gedung yang saat ini yang menjadi tempat berkumpulnya mereka.

Sementara itu, Wahyu Kurniawan, salah satu remaja mesjid mengatakan bahwa acara anak punk tersebut meresahkan masyarakat dan dilakukan tanpa izin. “Barusan pihak kepolisian membubarkan pesta anak punk, pembubaran ini berdasarkan laporan kami yang sangat resah atas kegiatan yang dilakukan anak-anak punk ini. Mereka mengadakan acara di tanah kosong ini tanpa persetujuan dari pemilik tanah, kebetulan tanah ini milik ketua BKM kami disini,” ujarnya.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk mengambil sikap terhadap hal ini, mengingat mereka di Tanjungbalai ini jumlahnya sudah berskala besar, dan apa jadinya negara kita ini, mengingat anak punk mendoktrin anak-anak remaja untuk direkrut,” katanya.

Reporter: Eko Setiawan
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*