PD PPJ dan Pemkot Bogor Siapkan Langkah Tindaklanjuti Putusan PN Bogor Soal Pasar TU Kemang

Pasar TU Kota Bogor, Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor (dok. KM)
Pasar TU Kota Bogor, Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor sedang berkoordinasi dengan bagian hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menyiapkan langkah merespon keputusan Pengadilan Negeri Bogor terkait Pasar Induk Teknik Umum (Pasar TU).

“PD PPJ Kota Bogor terus berkoordinasi untuk mengambil langkah bersama-sama Pemkot Bogor dalam menindaklanjuti hasil keputusan pengadilan terkait permasalahan Pasar TU,” ungkap Direktur Umum (Dirum) PD PPJ Kota Bogor Jaenal Abidin saat dikonfirmasi KM, Kamis 3/10.

Ditanya terkait pendapatan dari Pasar TU selama dikelola PT. Galvindo Ampuh untuk PD PPJ ataupun Pemkot Bogor, Jaenal mengatakan tidak ada.

“Ya setahu saya tidak ada pemasukan atau pendapatan baik untuk PD PPJ ataupun Pemkot Bogor,” terang Jaenal singkat.

Sebelumnya, kisruh berkepanjangan terkait Pasar TU Kota Bogor di Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal berujung gugatan PT. Galvindo Ampuh ke Pengadilan Negeri (PN) Bogor, dengan Nomor Perkara 93/Pdt.G/2018/PN.Bgr. Gugatan tersebut ditolak PN Bogor, yang sekaligus memerintahkan agar pengelolaannya diserahkan kepada Pemerintah Kota Bogor/PD Pasar Pakuan Jaya. Putusan tersebut kini sedang diajukan banding oleh pihak PT. Galvindo Ampuh ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*