Korwil Pendidikan Patok Besi Subang Ungkap Rencana Merger 3 SDN di Wilayahnya

SDN Panca Daya, Kabupaten Subang (dok. KM)
SDN Panca Daya, Kabupaten Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Menanggapi pemberitaan soal dugaan penyimpangan penggunaan Dana BOS oleh Kepala SDN Panca Daya, Subang, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Patok Besi, Dedi, mengungkap sederet permasalahan yang dihaapi pihaknya dalam pengelolaan sekolah-sekolah dasar di wilayah kecamatan tersebut.

Saat ditemui Kupas Merdeka di ruang kerjanya pada Kamis 4/10, Dedi mengungkap bahwa SDN Panca Daya hanya mempunyai siswa sebanyak 64 orang. Sementara itu, SDN Cibanteng juga hanya memiliki sebanyak 50-an siswa. Sehingga menurutnya, kedua sekolah itu patut dimerger dengan sekolah lainnya.

“Dari jumlah tersebut, sekolah akan sulit berkembang. Pasokan guru dari dua sekolah tersebut kebanyakan berstatus guru honorer dan kepala sekolah dari dua sekolah itu keduanya masih berstatus PLT,” jelas Dedi.

“Walaupun sedikit, tapi kan tetap harus 6 kelas dan pasokan guru juga harus tetap cukup, dan oleh karena dirasa pasokan zonasinya kecil, maka murid banyak dibawa ke SDN Tunas Harapan. Oleh karena itu, maka tidak ada jalan lain kecuali dimerger,” jelas Dedi.

Dedi juga menyampaikan jika di wilayah Korwil pendidikan Kecamatan Patokbesi ada kekosongan 8 kepala sekolah.

“Paling saya usulkan hanya 6 sekolah dan 2 lagi antara SDN Panca Daya dan Cibanteng akan ditarik ke Tunas Harapan,” tutur Dedi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Panca Daya, Mu’min, saat ditemui KM di SDN Tunas Harapan mengatakan jika dirinya belum mengetahui rencana merger tersebut.

“Saya belum tahu kalau akan ada merger, ada juga dulu rencana itu sewaktu sebelum UPT di kepalai Haji Dedi, yaitu sewaktu Pak Endang Kohar,” ungkap Mu’min

Reporter: udin
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*