Abaikan Keselamatan Para Pekerjanya, Kontraktor Proyek Kantor Kecamatan Nanggung Terancam Pidana

Proyek pembangunan kantor Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor (dok. KM)
Proyek pembangunan kantor Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Bertaruh nyawa, itulah yang dilakukan oleh para pekerja proyek pembangunan Kantor Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, yang terlihat ketika awak media melakukan pantauan ke lokasi pembangunan, Jumat 25/10. Padahal, penggunaan alat keselamatan kerja di setiap proyek , khususnya proyek Pemerintah, merupakan kewajiban pihak pelaksana, yang harus diinstruksikan kepada para pekerjanya. Hal ini sesuai dengan UU No. 1/1970, pasal 35 UU No. 13/2003, PP No. 50/2012 dan Permen PU No. 05/2014.

Namun di proyek pembangunan kantor Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, hal ini terkesan dihiraukan. Proyek itu bersumber anggaran dari APBD 2019 dengan menelan anggaran hampir Rp6,2 miliar dan dikerjakan oleh CV Putera Zia dengan nomor SPMK 027/615-SPMK/ VII/2019.

Didapati pada saat pemasangan rangkai baja atap dengan ketinggian sekitar 17 meter dari lantai dasar, dua orang pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa helm dan sepatu pengaman serta kacamata khusus dan rompi.

Jika terbukti melanggar UU terkait keselamatan kerja, maka CV Putera Zia bisa dijerat pasal 186 juncto pasal 35 ayat 2 dan 3, UU RI no 13/ tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan, dengan pidana kurungan 1 bulan sampai 4 tahun dan denda 10 hingga 500 juta rupiah.

Reporter: Dian Pribadi
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*