Tidak Ada Realisasi Pengembangan Sarpras Sekolah, Kepala Sekolah SDN Panca Daya Diduga Salahi Aturan Dana BOS

SDN Panca Daya, Kabupaten Subang (dok. KM)
SDN Panca Daya, Kabupaten Subang (dok. KM)

SUBANG (KM) – Kepala Sekolah SDN Panca Daya yang berada di wilayah Kp. Paborangan Dusun Wates, Desa Ranca Asih, Kecamatan Patok Besi, Kabupaten Subang, diduga melanggar Peraturan Mendikbud dalam pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2017 hingga 2019.

Kepsek SDN Panca Daya diduga belum merealisasikan dana BOS sesuai dengan aturan yang berlaku sesuai yang ditentukan dalam Permendikbud Nomor 26 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2017 perihal Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah, khususnya terkait pelaksanaan 6 poin yang dinilai janggal.

6 poin yang dimaksud adalah pelaksanaan ekstra kurikuler olah raga, pengadaan sarana penunjang kegiatan belajar mengajar (ATK/KBM), pengadaan absen sidik jari, pengadaan aksesoris komputer termasuk flash disk/CD/DVD dan lainnya, pengadaan alat pelajaran, serta pengembangan sarana dan prasarana sekolah.

Saat kupasmerdeka.com mewawancarai salah satu staf berinisial RM di sekolah tersebut pada Jumat 13/9, dirinya membenarkan bahwa di sekolah tempatnya bertugas itu diduga banyak kejanggalan terkait dengan penggunaan dana BOS dalam 6 poin yang telah disebutkan.

“Sedangkan itu dari tahun 2017, 2018 dan tahun 2019 itu sama sekali tidak ada realisasinya,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepala Sekolah SDN Panca Daya terkait dugaan penyimpangan aturan tersebut.

Reporter: udin
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*