KUPAS KOLOM: Terima Kasih Para Pejuang Demokrasi

Oleh Windi Wijayanti, SE
Staf Sekretariat Bawaslu Kota Bogor, Divisi Organisasi dan SDM

Perhelatan kontestasi pesta demokrasi Pemilu tahun 2019 telah selesai. Seluruh tahapan pemilu pun hampir seluruhnya terlaksana. Hiruk pikuk serta berbagai dinamika dalam pelaksanaannya telah dilalui. Suksesnya pemilu 2019 ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat Indonesia serta peran dari penyelenggara pemilu.

Tentunya agar pemilu dapat terlaksana sesuai asas pemilu dan peraturan perundang-undangan, diperlukan pengawasan yang melekat pada seluruh tahapan pemilu.

Pengawasan dimaksud, secara formal dilakukan oleh seluruh jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum. Pelaksanaan pengawasan ini dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat yaitu Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan hingga Pengawas TPS.

Beban kerja yang diemban oleh para pejuang demokrasi ini tidaklah mudah, berbagai hambatan, permasalahan dan rintangan pun dihadapi di lapangan pada saat bertugas. Tentunya faktor SIM-P (soliditas, integritas, mentalitas dan profesionalitas) sangat diperlukan dalam menjalankan tugas.

Pada tingkat wilayah, khususnya wilayah Kota Bogor, perlu diapresiasi kinerja para Panwaslu Kelurahan dan Pengawas TPS. Wilayah Kota Bogor memiliki 6 Kecamatan dan 68 Kelurahan serta 3.209 TPS.

Peran Panwaslu Kelurahan sangatlah penting dalam pelaksanaan tahapan pemilu dari awal hingga akhir. Pada saat hari pemungutan dan penghitungan suara, Pengawas TPS menjadi ujung tombak proses pengawasan. Pengawas TPS lah yang mengawasi, memonitor proses pemungutan hingga penghitungan suara selesai di TPS masing-masing.

Pengawasan pemungutan dan penghitungan suara pun dilakukan tidak hanya oleh Pengawas TPS dan Panwaslu Kelurahan, akan tetapi Panwaslu Kecamatan, Bawaslu Kota Bogor pun melaksanakan tugasnya melakukan pengawasan serta dilakukan supervisi dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat dan Bawaslu RI demi menjaga kualitas pemilu.

Pelaksanaan pungut hitung ini memakan waktu dari pagi hingga malam bahkan ada yang selesai pada waktu dini hari. Hal ini tidaklah mudah, pengawasan terhadap proses penghitungan suara sangat menguras tenaga dan pikiran. Bahkan di wilayah Kota Bogor terdapat Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan dan Pengawas TPS yang jatuh sakit pada saat bertugas.

Selain Panwaslu Kelurahan dan Pengawas TPS, peran Panwaslu Kecamatan tidak kalah penting. Selain melaksanakan fungsi pengawasan terhadap tahapan pemilu, tugas Panwaslu Kecamatan yang tidaklah mudah adalah melakukan perekrutan Panwaslu Kelurahan dan Pengawas TPS. Pada saat perekrutan pengawas TPS pada pemilu 2019, jumlah pengawas TPS yang harus direkrut oleh Panwaslu Kecamatan berjumlah 3.209 pengawas sesuai dengan jumlah TPS yang ada di wilayah Kota Bogor. Jumlah ini mengalami kenaikan kurang lebih 80% dari jumlah TPS pada Pilkada 2018. Dengan waktu yang telah ditentukan dan jumlah yang begitu banyak serta dengan memperhatikan berbagai persyaratan yang ditentukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, ini merupakan pekerjaan yang sangat berat bagi Panwaslu Kecamatan yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang untuk membentuk Pengawas TPS.

Berbagai cara dan strategi pun dilakukan Panwaslu Kecamatan di Kota Bogor hingga turun ke lapangan bersama Panwaslu Kelurahan. Kerja keras yang dilakukan bersama antara Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan dan Bawaslu Kota Bogor akhirnya kebutuhan Pengawas TPS di Kota Bogor sebanyak 3.209 dapat dipenuhi sehingga pengawasan terhadap pemungutan dan penghitungan suara di TPS yang terdapat di Wilayah Kota Bogor pun dapat dilaksanakan.

Pelaksanaan Pemilu 2019 telah selesai. Berbagai dinamika yang dihadapi saat kontestasi pesta demokrasi berlangsung pun telah usai. Tentunya momen ini meninggalkan catatan-catatan penting selama penyelenggaraan pemilu. Berbagai rekomendasi pun telah disampaikan oleh Bawaslu Kota Bogor untuk pemilu yang lebih baik di masa yang akan datang. Terima kasih para jajaran pengawas pemilu, seluruh masyarakat, para pejuang demokrasi yang telah mengawal jalannya Pemilu 2019.

Bersama Rakyat Awasi Pemilu
Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu.

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*