Kejari Kota Bogor Bantah Awasi Proyek Kolam Retensi Tanah Baru

Kasi Intelejen Kejari Kota Bogor Widiyanto Nugroho (dok. KM)
Kasi Intelejen Kejari Kota Bogor Widiyanto Nugroho (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor membantah pernyataan kontraktor proyek pekerjaan kolam retensi di wilayah Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, yang bernilai Rp 8 Miliar lebih dari CV. Ananda Azka Perkasa (berdasarkan data LPSE), bahwa adanya pengawalan dan diawasi langsung Kejari Kota Bogor.

“Sampai hari ini (3/9), tidak ada sama sekali permohonan dari pihak manapun, yang mengajukan permohonan pengawasan dan pengawalan kepada Kejari Kota Bogor terkait proyek kolam retensi tersebut,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Kota Bogor Widiyanto Nugroho kepada KM saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 3/9.

“Ya tidak ada sama sekali permohonan untuk pengawalan dan pengawasan dari Kejaksaan pada proyek tersebut,” tegas Widi.

Widi menuturkan, sekalipun ada permohonan kepada Kejari Kota Bogor, dalam hal tersebut TP4D, belum tentu disetujui dan tidak ada jaminan untuk disetujui. “Kami akan menganalisa lebih lanjut dari jenis kegiatan dan bentuk pengawalan yang diberikan,” pungkas Widi.

Sebelumnya, perwakilan kontraktor pelaksana proyek kolam retensi Tanah Baru itu mengatakan bahwa proyek langsung diawasi oleh Kejari Kota Bogor saat sosialisasi di Kelurahan Cibuluh beberapa waktu lalu.

“Karena ini proyek ini, budget dan anggaran hanya pekerjaan fisik. Dan langsung diawasi oleh Kejaksaan Negeri Kota Bogor,” terangnya.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*