Ikan Aceh Dicegah Masuk Sumut, LEMKASPA: “Kita Sudah Merdeka, Jangan Seperti Penjajah”

BANDA ACEH (KM) – Aksi penghadangan truk pengangkut ikan asal Aceh masih terus berlanjut di Provinsi Sumatera Utara. Penghadangan truk ikan asal Aceh oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu mendapat kecaman dari aktivis ketua Lembaga Kajian Strategis Aceh (LEMKASPA) Samsul Bahri.

Kepada KM Samsul menjelaskan bahwa aksi penghadangan truk pengangkut ikan segar dari Aceh itu adalah bentuk sikap “premanisme ala penjajah” yang masih dipraktekkan sejumlah pihak. “Kita sudah merdeka, janganlah sikap penjajah dipelihara sampai anak cucu,” kata Samsul.

Lebih lanjut kata Samsul, ikan-ikan segar dari Aceh yang dipasok ke wilayah Sumut semuanya sudah memiliki izin resmi. “Ikan dari Aceh semua sudah memiliki izin secara resmi, jadi apa alasan Sumut menghadang puluhan truk ikan asal Aceh?” ujarnya.

“Penghadang truk ikan asal Aceh sebagai bentuk sikap premanisme yang tidak bisa ditolerir. Penghadangan ikan asal Aceh oleh pihak oknum tertentu telah mengganggu aktivitas perusahaan dalam melaksanakan aktifitasnya sebagai perusahan pemasok ikan segar ke beberapa wilayah Sumut, dan ini sangat berdampak pada anjloknya harga ikan di Aceh. Namun sebaliknya harga ikan di Sumut mengalami kenaikan, pada akhirnya merugikan masyakat kedua provinsi,” ketus Samsul.

Samsul pun menduga ada pihak ketiga yang bermain di balik aksi penghadangan tersebut. “Saya yakin ini ada yang bermain di balik penghadangan ikan asal Aceh,” tuturnya.

Dalam hal ini Samsul meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk turun tangan mengatasi persoalan ini. “Aceh-Sumut Provinsi yang memiliki kesamaan dan ketergantungan. Ketika ada aksi penghadangan ini jelas-jelas merugikan masyarakat kedua provinsi,” tambah Samsul.

“Apabila pihak keamanan dan Pemerintah Provinsi Sumut membiarkan kasus tersebut berlarut-larut akan menimbulkan kerugian yang lebih besar terhadap sektor perekonomian masyarakat. Pihak keamanan dalam kasus ini harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para investor penyuplai ikan segar ke Provinsi Sumut,” tutup Samsul.

Reporter: Muddin
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*