Aktivis Minta Kejati Babel Tahan Tersangka Kasus Proyek PJU

Ketua LSM Amak Babel, Hadi Susilo
Ketua LSM Amak Babel, Hadi Susilo

PANGKALPINANG (KM) – Aktivis AMAK (Aliansi Masyarakat Anti Korupsi) Babel meminta agar Kejaksaan Tinggi Provinsi Babel segera menahan tersangka kasus proyek penerangan jalan umum (PJU) setelah mereka mengumumkan sosok oknum tersebut.

Perkara dugaan korupsi proyek PJU sistem solar cell tahun 2018 dengan pagu dana sebesar Rp2,9 miliar di Kabupaten Belitung itu menjerat kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Bangka Belitung berinisial SW, yang ditetapkan sebagai tersangka Senin 12/8 lalu.

Penyidik juga sudah menetapkan dua
orang tersangka lainnya berinisial C dan H yang merupakan pelaksana dari pihak kontraktor dalam proyek tersebut.

Ketua LSM AMAK Babel Hadi Susilo Sabtu 7/9 menyampaikan pada awak media bahwa pihaknya berharap Kejati dapat menuntaskan kasus ini dan tidak berhenti di tengah jalan.

“Kami berharap seyogyanya Kajati Babel tidak lagi mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara, seperti pada tersangka kasus kepemilikan lahan Ruang Terbuka Hijau Kota Pangkalpinang yang di SP3-kan,” ujarnya.

“Kita dapat melihat perkara tersebut , dari dimulainya penyelidikan hingga seseorang menjadi tersangka, tentunya pihak penyidik sudah melalui berbagai tahapan penyelidikan yang panjang dan penyidik menemukan dua alat bukti cukup,” lanjutnya.

“Ke depannya kami tidak mau lagi kecolongan pada perkara PJU yang sekarang sedang dalam proses pendalaman penyidikan siapa saja yang terlibat, selain tersangka mantan Kadis ESDM Babel dan dua tersangka lainnya dan seperti biasanya kami akan lakukan aksi demo, karena kejahatan korupsi adalah kejahatan yang luar biasa, harus dilakukan penindakan yang luar biasa juga, kami juga akan kirim surat ke Kejaksaan Agung dan KPK,” ungkap Hadi.

Pihaknya pun “dengan tegas” meminta kepada Kejati Babel agar segera menahan ketiga tersangka tersebut, sembari menunggu penetapan tersangka lainnya.

Reporter: Robi Karnito, Herdianto
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*