Warga Keluhkan “Perlakuan Arogan” Kolektor PT. BAF

Mustafa saat mendatangi kantor PT BAF Cabang Bangka yang berada di jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang.
Mustafa saat mendatangi kantor PT BAF Cabang Bangka yang berada di jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang.

BANGKA (KM) – Oknum karyawan perusahaan pembiayaan PT. Bussan Auto Finance (BAF) dituding bersikap arogan ketika melakukan penarikan terhadap unit motor Yamaha NMX yang dikredit oleh pelanggannya. Oknum tersebut dituduh menarik kendaraan itu secara paksa tanpa mengikuti prosedur operasional standar atau SOP.

Konsumen BAF, Mustafa, warga Kelurahan Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka Jumat 23/8 mendatangi kantor BAF di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang, untuk protes atas perlakuan oknum karyawan BAF terhadap dirinya.

Di hadapan KM, Mustafa menceritakan kronologi kejadian yang menimpa dirinya.

“Saya lagi bekerja, mendapatkan telepon dari istri saya bahwa dirinya dibuntut oleh 2 orang. Setelah sampai di rumah, ternyata adalah 2 orang oknum karyawan BAF itu sendiri, dengan berniat ingin langsung menarik motor yang saya kredit,” tutur Mustafa.

“Saya meminta pada 2 orang karyawan itu untuk bisa menunggu saya terlebih dahulu, karena unit motor itu atas nama saya sendiri, dan saya pun berniat ingin membayar atas tunggakkan kredit motor itu, namun sangat disayangkan 2 orang itu bergegas-gegas meninggalkan rumah,” lanjutnya.

Dalam peristiwa itu, kedua orang karyawan BAF itu sempat mengancam istri Mustafa dengan tuntutan pidana. “Ibu bisa kita pidanakan, dengan logat bahasa sangat keras,” kata Mustafa.

Sayangnya, kedatangan Mustafa ke kantor PT. BAF Cabang Bangka tidak mendapat jawaban lantaran para karyawan yang bersangkutan itu tidak berada di tempat.

Sementara itu, pihak BAF sendiri mengaku belum dapat memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan oleh KM.

Reporter: Robi Karnito, Herdianto
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*