Warga Cikeas Kecam Keras Pemasangan Jaringan Provider Internet Liar

Kabel listrik dan FO yang semrawut di Jakarta (stock)
Kabel listrik dan FO yang semrawut di Jakarta (stock)

BOGOR (KM) – Kelompok pemuda yang tergabung di RW 05, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja Kab, Bogor, mengecam keras pemasangan jaringan Internet yang perizinannya diduga kurang lengkap. Hal itu disampaikan oleh tokoh pemuda setempat R. Mursyid yang bermukim di wilayah RW 05.

“Para provider jaringan Internet telah memasang seenaknya, memasang tiang kabel yang ditanam di beberapa titik di lingkungan RW 05 Desa Cikeas,” ujar Mursyid.


Mursyid mengungkapkan kepada KupasMerdeka.com Rabu 28/8 bahwa pihaknya akan “melarang dan mengontrol” pemasangan jaringan internet provider, yang memasang sembarangan di lahan milik tanah warga sehingga akan merusak pemandangan warga dan melanggar ketertiban umum dan merusak pemandangan.

“Mereka pemasang jaringan provider internet tanpa minta izin warga setempat. Dari surat perizinan yang berhasil kita minta dari pemasang, kita lihat hanya tertera untuk tugas survey, bukan pemasangan tiang kabel jaringan provider untuk Intenet. Memang pemasangan tersebut bekerjasama dengan pihak pekerjaan umum (PU), namun lahan warga yang dipakai, tentunya merasa dirugikan. Yang diuntungkan pihak provider dengan tujuan bisnis,” tegas Mursyid geram.

Terlebih lagi, lanjut Mursyid, seharusnya satu tiang melayani beberapa provider. “Bukan satu tiang satu provider. Dan sudah jelas surat izin yang dikeluarkan telah menyalahi aturan main. Hal ini harus dilarang dan diluruskan,” katanya.

“Kita bersama pihak warga, RT dan RW, telah mengantisipasi dan akan terus mengontrol dan melarang pemasangan yang hanya merugikan warga, karena lahan tanahnya di tanami jaringan internet, semestinya ada kompensasi yang jelas bagi para warga yang tanahnya dipasang tiang jaringan tersebut. Bukan pihak LSM-LSM yang dapat kompensasinya, karena tak ada kaitan dengan kewenangan warga yang berhak,” tutup Mursyid.

Reporter : Tarno
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*