Ponpes Habib Rizieq Gelar Upacara HUT RI ke-74, Ini Pesan yang Disampaikan kepada Santrinya
BOGOR (KM) – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, ormas Front Pembela Islam (FPI) mengaku “mensyukuri dan menghargai” perjuangan para ulama, pendahulu, pejuang dan para pahlawan, yang telah berjuang mengorbankan jiwa raga, harta benda, dan menumpahkan darah untuk merebut kemerdekaan Indonesia. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum Ponpes Agrokultural Markas Syariah Habib Muhammad Al Attas yang ditemui KM pagi ini 17/8.
“Patut kita sebagai generasi penerus untuk mengabadikan perjuangan para ulama dan para santri yang telah kita rasakan selama 74 tahun, karena kalau bukan jasa mereka mungkin kita sudah terpecah belah, mungkin kita sudah perang suku satu dengan yang lainnya,” ungkap Muhammad usai menjadi Pembina Upacara di Ponpes milik Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab.
“Tapi apakah penjajahan itu telah berakhir? Jika kita memaknai penjajahan bentuk penguasaan negara asing di negeri kita, ya bahwa itu telah berakhir, akan tetapi perlu diketahui, penjajahan demi penjajahan masih terus terjadi baik skala sedikit berada dalam diri kita maupun skala yang luas dalam bentuk negara, penjajahan apa yang ada saat ini?” tambah Muhammad.
“Sebagaimana kita telah mengetahui, Iblis telah mengikrarkan diri di hadapan Allah SWT, berjanji terus menerus akan menjajah manusia untuk menemani mereka bersemayan di neraka, artinya upaya mereka untuk menguasai manusia dan membentuk jaringan untuk menggoda manusia,” lanjutnya.
“Sehingga bagi kita semua, upaya kita melawan penjajahan terhadap diri kita akan terus menerus berlangsung,” tuturnya.
Menurut pendidik itu, sekarang ini bisa kita rasakan banyak gerakan-gerakan yang mengatasnamakan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, yang menutupi “racun” mereka untuk menjauhkan umat Islam dari Pancasila dan UUD 1945.
“Ya Pancasila dan Undang-undang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga merupakan hasil karya para ulama, santri-santri, sehingga umat Islam tidak bisa dibentur-benturkan dengan Pancasila dan Undang-undang, karena nilai-nilai Pancasila itu, jika ditelisik semua merujuk pada Alquran dan sunnah-sunnah Nabi,” jelasnya.
Ia pun menegaskan kembali bahwa pihaknya menjunjung tinggi prinsip “ayat suci di atas ayat konstitusi”.
“Sehingga dalam momentum Hari Kemerdekaan ke-74 ini, untuk menumbuhkan kepada para santri dan benak umat Islam untuk melanjutkan estafet perjuangan ulama dan pahlawan yang telah berjuang menumpahkan darah untuk NKRI,” pungkasnya.
Reporter: Firman
Editor: HJA
Leave a comment