UKM Agung Bakery Ingin Produk “Bolllen Sapi Panggang” Jadi Makanan Khas Bogor

BOGOR (KM) – Ketatnya persaingan dalam bisnis kuliner turut berdampak positif bagi peningkatan kreatifitas pelaku usaha kuliner guna lebih menarik minat pasar serta untuk mempertahankan konsumen setianya.

Sebuah usaha kecil menengah (UKM) bernama “Agung Bakery” menjadi satu diantara ribuan UKM lainnya yang terus berinovasi mengembangkan dan mengenalkan jenis-jenis produk baru olahannya. Jika sebelumnya telah sukses mengenalkan Pie Nangbo nya, kini Agung Bakery dengan percaya diri kembali meluncurkan inovasi “Bolllen” olahannya dengan berbagai varian rasa yang khas dan nikmat.

“Karena keterbatasan bahan baku cempedak, sehingga produksi pie nangbo jadi terhambat. Makanya saya membuat kreasi baru khas Agung Bakery yaitu Bolllen, berbahan dasar daging sapi asli dan roti tawar berbahan dasar kurma tanpa bahan pengawet,” kata pendiri Agung Bakery, Agung Murtiningsih kepada kupasmerdeka.com Selasa 23/7.

Sarjana ekonomi yang memilih jadi baker dan akrab dengan panggilan Umi Agung ini juga mengungkapkan beberapa varian rasa Bolllen hasil kreasinya, yaitu: sapi panggang keju pedes, pisang keju, pisang cokelat, pisang vanilla susu, pisang blueberry, kacang merah cokelat, dan pisang kacang hijau coklat.

“Kelebihan dari bolen yang saya buat adalah rasanya yang lembut, berlapis, dan ada varian rasa asin pedes. Untuk saat ini pemasaran baru lewat media sosial saja dan sudah bisa Go-Food juga,” terang Umi Agung.

Saat ini tempat produksi sekaligus outlet Agung Bakery berlokasi di Jl. Raya Pabuaran Gg. Langgar Bojong Gede, dan bisa diakses via Google maps “Agung Cake Shop atau dipesan via Go-Food “Bolllen Sapi Panggang”.

Dengan mengusung motto usaha “Di Setiap Langkah ada Berkah”, Umi Agung pun berharap produksi roti ini bisa menjadi ciri khas dan oleh-oleh Bogor. “Karena Bolllen pedes Agung Bakery cuma ada di Bogor dan asli buatan orang Bogor,” pungkasnya.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*