PGK Sosialisasikan Pendidikan Anti Korupsi kepada Ratusan Siswa SDN Layungsari 1-2

Sosialisasi gerakan anti korupsi untuk usia dini dengan tagline
Sosialisasi gerakan anti korupsi untuk usia dini dengan tagline "Susu Anti Korupsi", Jumat 26/7/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) berkolaborasi dengan Mojang Jajaka Kota Bogor mensosialisasikan gerakan pendidikan anti korupsi sejak usia dini untuk pertama kalinya kepada 700 siswa di SD Negeri (SDN) Layungsari 1 dan 2, pada Jumat 26/7.

“Kegiatan ini yang pertama kali, di SDN Layungsari 1 dan 2, dan kegiatan ini mendapatkan respon yang luar biasa dari peserta didik serta para guru, hal tersebut membuktikan bahwa pendidikan anti korupsi memang sangatlah penting dan dibutuhkan,” ungkap Ketua PGK Bogor Raya Herli Antoni kepada KM kemarin.

“Ya metode yang kami sampaikan juga disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, dengan menyampaikan materi fokus pada 9 karakter pendidikan anti korupsi anak usia dini yaitu, jujur, peduli, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil,” tambah Antoni.

Antoni berharap pihaknya bisa mendapatkan dukungan dari semua pihak untuk mendukung gerakan ini. “Sosialisasi selanjutnya akan kami lakukan kembali minggu depan di dua SD yang berbeda, dengan massa yang lebih banyak dan antusias yang akan semakin luar biasa,” harapnya.

Masih kata Antoni, PGK juga berterimakasih atas segala bentuk bantuan dan support dari banyak kawan-kawan media massa, sehingga program ini sudah mulai terdengar gaungnya di Kota Bogor.

“Kami PGK hanya sebagai mediator pendidikan anti korupsi untuk para generasi muda di Kota Bogor, lewat gagasan ini, kami muncul lewat aksi nyata, dan kami membuktikan,” tegas Antoni.

Lebih lanjut Antoni mengatakan, tagline “Susu Anti Korupsi” sudah diluncurkan dan mendapatkan sambutan yang sangat baik dan positif dari masyarakat sekitar. “terbukti sampai hari ini sudah banyak sekolah yang meminta PGK untuk berkunjung ke sekolahnya, dan memberikan sosialisasi mengenai pendidikan anti korupsi dengan produk Susu Anti Korupsi untuk anak-anak Sekolah Dasar,” pungkas Antoni.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*