Pemerkosa Nenek 74 Tahun Dibekuk PPA Polres Aceh Utara

KDRT (ilustrasi)
Kekerasan dalam rumah tangga (ilustrasi)

ACEH UTARA (KM) – Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Aceh Utara pada Selasa 30/7 memeriksa FZ (41), istri dari BK (32) yang menjadi tersangka dalam kasus rudapaksa terhadap nenek HJ (74).

Nenek HJ merupakan seorang janda asal Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

BK sekarang diamankan di Mapolres Aceh Utara untuk menjalani proses penyidikan dalam kasus tersebut.

Pria paruh baya berinisial BK itu ditangkap warga di kawasan Desa Matang Lawang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara pada Minggu 28/7 sore setelah dikejar.

Pria tersebut dilaporkan ke polisi atas dugaan pemerkosaan terhadap seorang nenek yang sudah berumur 74 tahun asal Kecamatan Baktiya pada Rabu 24/7.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada pihak media menyebutkan bahwa setelah menerima pelimpahan tersangka dan istrinya (FZ), penyidik langsung memeriksa FZ.

FZ diperiksa penyidik sebagai saksi dalam kasus tersebut, karena ia saat itu mendampingi suaminya ketika berada di rumah nenek tersebut.

Kepada penyidik FZ mengaku saat suaminya masuk dalam kamar nenek tersebut dengan alasan untuk mengobatinya, ia juga masuk.

Bahkan saat itu, FZ mengaku merebahkan tubuhnya di lantai di bawah ranjang.

Sedangkan suaminya berada dalam kelambu di atas ranjang bersama nenek tersebut.

Jarak antara tersangka bersama nenek tersebut dengan FZ, sekitar dua meter saja.

“Namun FZ mengaku tidak mengetahui apa yang dilakukan suaminya bersama nenek tersebut dalam kelambu di atas ranjang, ia mengaku saat itu sedang tidur,” kata Kasat Reskrim.

Padahal, kata Iptu Rezki, lamanya tersangka berada dalam kamar tersebut sekitar 15 menit.

“Untuk itu kasus ini masih butuh proses penyelidikan lanjutan,” pungkas Kasat Reskrim.

Reporter: Muddin
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*