Diam-diam, Kapal Tongkang Diduga Bongkar Muat Pasir Zirkon di Pelabuhan Desa Air Anyir
PANGKALPINANG (KM) –
Kapal tugboat penarik tongkang Ocean II yang berangkat dari pelabuhan Tanjungpandan Kabupaten Belitung menuju pelabuhan khusus Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, diduga memuat barang curah mineral ikutan (pasir zirkon) tanpa pengawasan dari pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas VI Pangkal Balam, Provinsi Babel.
Pantauan KM, Kamis 30/5 lalu di Jembatan Batu Rusa 2 Selindung sebelah hulu, tampak terlihat jelas kapal tongkang yang berlabuh tersebut tengah memuat bahan curah mineral ikutan (pasir zirkon) menggunakan mobil dump truk.
Kepala KSOP Pangkal Balam Kelas VI Pangkal Balam, Izuar, Jumat 31/5 ketika dimintai keterangan oleh KM di ruang kerjanya mengaku kaget kapal tongkang itu melakukan aktivitas pengisian bongkar muat tanpa sepengetahuan pihaknya.
“Seharusnya kapal itu berlabuh izin atau pemberitahuan terlebih dahulu, setelah ada baru boleh melakukan aktivitas bongkar muat karena itu harus dalam pengawasan kita,” ungkap Izuar
“Kapal tongkang tersebut berangkat dari pelabuhan khusus Desa Air Anyir kemudian dilanjutkan menuju ke pelabuhan Kumai, Kalimantan,” tutup Izuar.
Reporter: Robi Karnito, Herdianto
Editor: HJA
Leave a comment