Wartawan Kupas Merdeka Jadi Sasaran Amuk Warga yang Mabuk Berat

Wartawan KupasMerdeka.com Fredik Ketti memberikan keterangan kepada polisi terkait penganiayaan yang dialaminya, Jumat 10/5/2019 (dok. KM)
Wartawan KupasMerdeka.com Fredik Ketti memberikan keterangan kepada polisi terkait penganiayaan yang dialaminya, Jumat 10/5/2019 (dok. KM)

ROTE NDAO (KM) – Penganiayaan terhadap jurnalis kembali terjadi, kali ini dialami oleh Fredik Ketti, wartawan yang sedang magang di KupasMerdeka.com biro Rote Ndao yang mengalami penganiayaan oleh Emu Mbuik, seorang warga asal Desa Kolobolon Kecamatan Lobalaian, Jumat 10/5.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, saat sedang digelar pesta oleh keluarga Fredik di bilangan Desa Kolobolon.

Perwakilan KupasMerdeka.com Provinsi Nusa Tenggara Timur Dance Henukh mengatakan jika peristiwa yang dialami Fredik diduga karena saat itu Emu sedang dalam keadaan mabuk berat sehingga tidak dapat mengendalikan dirinya.

“Emu Mboik secara membabi buta menganiaya Fredik, akibat peristiwa ini Fredik mengalami lebam di sekujur tubuh,” jelas Dance.

Lebih lanjut Dance mengatakan jika pihaknya telah menghubungi anggota Polsek Lobalaian, Brigpol Sumantri dan saat ini pelaku sedang diinterogasi pihak kepolisian terkait penganiayaan yang dilakukannya.

Reporter: Dance Henukh
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.