LMP dan HMI Babel Gelar Aksi Tandingan di Depan Mapolda Babel

Unjuk rasa HMI di depan Mapolda Babel, Senin 27/5/2019 (dok. KM)
Unjuk rasa HMI di depan Mapolda Babel, Senin 27/5/2019 (dok. KM)

PANGKALPINANG (KM) – Ormas Laskar Merah Putih (LMP) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bangka Belitung menggelar aksi damai di depan halaman Polda Provinsi Babel, Senin 27/5.

Dalam aksi damai kali ini kedua ormas tersebut mengungkapkan aspirasi yang saling bertentangan. Dalam hal ini, ormas LMP menyampaikan “dukungan penuh” kepada TNI dan Polri yang “menindak tegas” kerusuhan yang dinilai terjadi akibat sebagian kalangan enggan menerima kekalahan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun ini.

“Aksi damai ini kami mendukung pihak TNI/Polri yang telah menindak tegas terhadap demonstrasi yang terjadi pada 22 Mei 2019 lalu di Jakarta… Sekarang tidak ada lagi yang namanya 01 maupun 02, yang ada 03,  Persatuan Indonesia,” ujar Ketua LMP Provinsi Babel, Feri, dalam orasinya kemarin.

Sementara itu, Ketua Umum HMI cabang Provinsi Babel, Suriadi mengatakan bahwa pihaknya mengecam keras “tindakan represif” pihak kepolisian terhadap warga melakukan aksi demonstrasi di Jakarta, sehingga menyebabkan adanya korban meninggal dunia.

Ia juga menegaskan supaya pihak kepolisian segera menyelesaikan tindakan pemerintah terkait pembatasan informasi melalui media sosial karena bertentangan dengan UU Nomor 03 Tahun 1999.

“Kami juga minta Komnas HAM untuk menyelidiki pelaku penembakan dan penganiayaan terhadap rakyat Indonesia, karena tindakan tersebut telah melanggar Hak Asasi Manusia,” tegas Suriadi.

Pihaknya juga meminta pada pihak kepolisian agar menjalankan tugasnya sesuai dengan UU No 02 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Republik Indonesia.

“Sesuai dengan pasal 02 yang berbunyi fungsi kepolisian adalah salah satu fungsi pemerintahan negara dalam bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan pada masyarakat,” tutup Suriadi.

Reporter: Robi Karnito, Herdianto
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*