Ketum IMO-Indonesia Normalisasi Akses Media Sosial oleh Kemkominfo

Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F Ismail (kanan) (dok. KM)
Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F Ismail (kanan) (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Kementerian Kominfo melalui siaran pers No. 107/HM/KOMINFO/05/2019 mengumumkan normalisasi atas pembatasan sementara terhadap sebagian fitur sejumlah platform media sosial dan pesan instan, Sabtu 25/5.

Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengapresiasi normalisasi fungsi fitur pengiriman gambar, foto dan video itu setelah situasi yang dinilai sudah kondusif pasca kerusuhan 21-22 Mei lalu.

“IMO-Indonesia menghimbau kepada seluruh masyarakat pers khususnya agar bersama-sama untuk senantiasa menjaga dunia maya dengan pengunaan untuk hal yang positif dan pemberitaan yang benar serta berimbang dengan perpedoman kepada etika jurnalis serta undang-undang No. 40 tentang pers,” ujar ketua umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail, Sabtu 25/5 malam di Jakarta.

“Maraknya ujaran kebencian, hoax serta provokasi saat ini tentunya menjadi pekerjaan kita bersama untuk dapat menurunkan tensi dan merajut kembali kebhinnekaan. Industri pers memiliki peran yang penting dan sangat strategis agar semua menjadi sejuk dan tetap dalam koridor hukum yang berlaku,” tambahnya.

“Dengan visi menjadi organisasi media online yang berimbang dalam pemberitaan dan pemersatu kebhinekaan serta dengan misi mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan pemberitaan yang benar dan berimbang, IMO-Indonesia diharapkan mampu menjadi bagian dari industri pers tanah air yang memiliki nilai tambah,” tutup Yakub.

Reporter: Dedy wahyudy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*