Advokat Minta Polisi Gerak Cepat Usut Kasus Pengeroyokan Aktivis Bogor

Aktivis pemuda Bogor Desta Lesmana melaporkan penganiayaan yang dideritanya kepada Polresta Bogor Kota, Sabtu 27/4/2019 (dok. KM)
Aktivis pemuda Bogor Desta Lesmana melaporkan penganiayaan yang dialaminya kepada Polresta Bogor Kota, Sabtu 27/4/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/137/B/IV/2019/SPKT pada hari Sabtu tanggal 27 April 2019, telah terjadi tindak pidana “Secara Bersama-sama Melakukan Kekerasan Terhadap Orang”. Laporan tersebut merupakan dugaan pengeroyokan serta dugaan adanya penodongan senjata api (senpi) terhadap aktivis Desta Lesmana di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, beberapa waktu lalu.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan terkait kasus tersebut. Saat dimintai keterangan, dirinya hanya menjawab sedang gelar di Polda Jawa Barat.

“Saya lagi gelar di Polda,” ungkapnya singkat melalui pesan WhatsApp, Kamis 2/5.

Di tempat berbeda, advokat yang juga mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor Arafat Nasrulloh mengatakan, “sejak masuk dalam laporan Kepolisian, tentunya kita semua harus hormati proses di Kepolisian. Akan tetapi tentunya Polisi harus bergerak cepat memproses laporan tersebut,” ungkapnya kepada KM kemarin.

Advertisement

“Penegak hukum dalam hal ini Kepolisian, prosesnya harus kita hormati, tapi bukan berarti lambat dalam prosesnya,” tambah Arafat.

“Ini perkara serius, arogansi perilaku barbar semacam begini harus disudahi. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Siapapun itu harus ditindak berdasarkan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Arafat.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: