Oknum Wartawan Berusaha Minta Rekomendasi dari Dirut PDAM Bangka untuk Tambang Ilegal di Kolong Merawang
BANGKA (KM) – Menyusul kabar dilarangnya aktivitas pertambangan pasir timah di sekitar Kolong Air Baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Merawang, diduga 2 orang oknum wartawan menyambangi kantor pusat PDAM Tirta Bangka di Sungailiat untuk mengurus surat izin rekomendasi dari direkturnya langsung.
Usai KM mengunjungi Direktur PDAM Tirta Bangkauntuk meminta keterangan terkait aktivitas pertambangan di sekitar kolong Merawang, Senin 1/4, terpantau 2 oknum wartawan langsung memasuki ruang Direktur PDAM Tirta Bangka.
Rabu 3/4, Suhendra, Direktur PDAM Tirta Bangka, ketika ditanyai KM mengenai maksud kedatangan 2 oknum wartawan tersebut mengungkap bahwa salah satunya meminta surat rekomendasi izin untuk buka pertambangan di sekitar Kolong PDAM Merawang, namun permintaan itu ditolak.
“Ada salah satu pak yang mau buka, minta rekomendasi tapi saya nggak bisa pak,” ucap Suhendra kepada wartawan melalui pesan singkat.
Sementara itu, pemilik tambang tersebut, Yanto alias Angiat, bungkam ketika dimintai keterangan terkait pertambangan pasir timah di kolong PDAM Merawang dan juga 2 oknum wartawan yang mendatangi kantor PDAM Tirta Bangka.
Reporter: Dedi Wahyudi
Editor: HJA
Leave a comment