BEM Se-Bogor Tagih Janji Bima Arya untuk Berdiskusi Pasca Pelantikan

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto Bersama BEM se Bogor (dok.KMWalikota Bogor Bima Arya Sugiarto Bersama BEM se Bogor (dok.KM)
Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto Bersama BEM se Bogor (dok.KMWalikota Bogor Bima Arya Sugiarto Bersama BEM se Bogor (dok.KM)

BOGOR (KM) – Memasuki hari pertama masa jabatannya, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dituding “sudah inkonsisten” dengan janjinya kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor untuk bertemu dan berdiskusi setelah pelantikannya Sabtu lalu 20/4. Hal tersebut di ungkapkan Presiden Mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) Bogor Dwiansyah Damanik.

“Mewakili BEM se-Bogor saya sampaikan rasa kecewa terhadap Walikota Bogor pada hari pertama kerjanya. Janji bertemu setelah pelantikan itu bisa kapanpun seperti sekarang ini, tapi Walikota mengingkarinya,” ungkap Dwi di Balaikota Bogor, Senin 22/1.

Ya sangat jelas kekecewaan kami semua yang telah hadir hari ini, tapi tidak diterima untuk mengadakan diskusi bersama terkait permasalahan-permasalahan di Kota Bogor untuk kepentingan masyarakat. Komitmen dan kesepakatan bersama saat debat Pilkada 2018 lalu akan kami tagih sampai kapanpun,” tegas Dwi.

Advertisement

Hal senada disampaikan Koordinator BEM se-Bogor Iqbal Habibi. “Ya kami hanya menagih janji pada saat debat Pilkada 2018, bahwa setelah pelantikan kami akan menutut kontrak politik yang disepakati bersama,” terang Iqbal.

“Diagendakan pada Kamis 25 April 2019 mendatang kami akan hadir kembali menagih janjinya. Bima Arya menjanjikan akan menghadirkan Wakil Walikota dan dinas-dinas, harapan kami itu bukan omong kosong lagi, tapi fakta yang terealisasi,” pungkas Iqbal.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*